INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS ABOGE di DESA KEDUNGBANTENG KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR

FITRIA ULFA, 2832133013 (2017) INTERAKSI SOSIAL KOMUNITAS ABOGE di DESA KEDUNGBANTENG KECAMATAN BAKUNG KABUPATEN BLITAR. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (844kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (773kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (127kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Interaksi Sosial Komunitas Aboge di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar” yang di tulis oleh Fitria Ulfa NIM. 2832133013, Jurusan Aqidah Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, IAIN Tulungagung dibimbing oleh Bapak Dr. A. Rizqon Khamami, Lc. M.A. Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh sebuah fakta bahwa di Desa Kedungbanteng Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar masih cukup banyak komunitas Aboge dan hal tersebut tidak banyak orang yang tahu. Komunitas Aboge adalah Islam yang masih menggunakan kalender dan tradisi Jawa di dalamnya. Mereka berbaur menjadi satu dengan masyarakat Islam NU. Dengan cara beradaptasi yang baik, mereka bisa tetap eksis hingga saat ini. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) Bagaimana sejarah asal usul Komunitas Aboge di desa Kedungbanteng? (2) Bagaimana cara beradaptasi komunitas Aboge di desa Kedungbanteng? Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui sejarah asal usul komunitas Aboge di desa Kedungbanteng. (2) Untuk mengetahui cara beradaptasi komunitas Aboge di desa Kedungbanteng. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Yang dimaksud dengan pendekatan etnografi adalah penelitian yang mendeskripsikan sebagaimana adanya. Sedangkan data yang diperoleh menggunakan data sumber lisan melalui wawancara dengan beberapa tokoh komunitas Aboge dan sumber tertulis dari penelitian terdahulu yang pernah dilakukan. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Dalam sejarah Aboge, menurut cerita informan dulu berasal dari Syeh Subakir. dan informasi ini mengalami keterputusan karena informasi yang diketahui hanya melalui mulut ke mulut dan tidak ada sumber tertulis atau naskah yang dijadikan pedoman ditambah para sesepuh yang menggunakan sistem monarki (2) Cara beradaptasi komunitas Aboge (a) Antara Komunitas Aboge dan NU bisa berinteraksi dengan baik sehingga keduanya bisa rukun dan tidak terjadi konflik (b) Komunitas Aboge sendiri sangat terbuka dengan identitas mereka sebagai penganut komunitas Aboge (c) Terkait sinkretisme, keduanya sangat toleran dan akomodatif terhadap kepercayaan dan tradisi. Kata kunci: Sejarah, Komunitas Aboge, Interaksi Sosial

Item Type: Skripsi
Subjects: Filosofi
Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: 2832133013 FITRIA ULFA
Date Deposited: 12 Feb 2018 01:51
Last Modified: 12 Feb 2018 01:51
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/6924

Actions (login required)

View Item View Item