FENOMENA WAITHOOD PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI'AH

RION NURHIDAYAT, 1860102221116 and ASROP SAFI'I, 196909182000031002 (2026) FENOMENA WAITHOOD PERSPEKTIF MAQASHID AL-SYARI'AH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (766kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (224kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (612kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (435kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (546kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (425kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (665kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (586kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (245kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (372kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Fenomena Waithood dalam Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī‘ah serta Pengaruhnya terhadap Ḥifẓ al-Nasl dan Ḥifẓ al-Māl” ini ditulis oleh Rion Nurhidayat Nim. 1860102221116 Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum dengan pembimbing Prof. Dr. H. Asrof Syafi'i, M.Ag. Kata Kunci: Waithood, Maqāṣid Asy-Syarī‘ah, Ḥifẓ al-Nasl, Ḥifẓ al-Māl, Jasser Auda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena waithood di kalangan generasi muda yang ditandai dengan kecenderungan menunda pernikahan hingga usia yang lebih matang. Fenomena tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ekonomi, pendidikan dan karier, sosial budaya, serta psikologis. Kondisi ini menunjukkan adanya perubahan orientasi masyarakat modern dalam memandang pernikahan. Pernikahan tidak lagi dipahami semata sebagai tahapan kehidupan yang harus segera dijalani, melainkan sebagai institusi yang memerlukan berbagai bentuk kesiapan. Di satu sisi, penundaan pernikahan dipandang sebagai upaya mencapai kemaslahatan, namun di sisi lain berpotensi memengaruhi tujuan-tujuan syariat yang berkaitan dengan pemeliharaan agama, akal, keturunan, dan harta. Fokus Penelitian dalam penelitian ini adalah : (1) Apa saja faktor-faktor terjadinya Waithood dalam konteks Maqashid Al-Syari’ah? (2) Bagaimana fenomena waithood serta dampaknya dalam perspektif Maqashid Al-Syariah ? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan konseptual dan pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah. Sumber data primer penelitian ini adalah karya Imam Al-Ghazali, Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ushul, dan karya Imam Al-Syatibi, Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari‘ah. Adapun sumber data sekunder diperoleh dari berbagai buku dan jurnal yang membahas waithood, pernikahan dalam Islam, serta teori Maqāṣid al-Syarī‘ah. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menghubungkan fenomena sosial modern dengan tujuan-tujuan syariat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) fenomena waithood memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan pokok syariat, yaitu hifẓ al-dīn, hifẓ al-‘aql, hifẓ al-nasl, dan hifẓ al-māl. Penundaan pernikahan dapat dipandang sebagai upaya mempersiapkan kematangan ekonomi, pendidikan, dan psikologis sehingga mendukung terwujudnya kemaslahatan. Namun apabila berlangsung secara berlebihan, kondisi tersebut berpotensi menghambat pemeliharaan keturunan, melemahkan fungsi keluarga sebagai sarana pendidikan agama, serta menimbulkan berbagai persoalan sosial; (2) faktor penyebab waithood bersifat multidimensional, meliputi faktor ekonomi, pendidikan dan karier, sosial budaya, serta psikologis. Faktor ekonomi menjadi penyebab yang paling dominan melalui tingginya biaya hidup, sulitnya memperoleh pekerjaan tetap, meningkatnya standar kesiapan finansial, dan tingginya biaya pernikahan. Sementara itu, prioritas terhadap pendidikan dan karier, perubahan nilai sosial budaya, serta kesiapan mental dan emosional turut memperkuat kecenderungan generasi muda untuk menunda pernikahan. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, fenomena waithood perlu dipahami secara proporsional dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kemaslahatan individu dan tujuan syariat dalam kehidupan bermasyarakat.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Agama > Al Hadist
Agama > Al Quran
Buku
Fiqih > Ibadah Sunnah
Ilmu Pengetahuan Sosial
Jurnal
Kebudayaan Islam
Pengembangan Masyarakat Islam
Psikologi
Psikologi > Psikologi kepribadian
Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Sumber Daya Manusia
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102221116 RION NURHIDAYAT
Date Deposited: 13 Aug 2026 05:33
Last Modified: 13 Aug 2026 05:33
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69310

Actions (login required)

View Item View Item