RELASI ANAK-ORANG TUA (Studi Komparatif Tafsir Al-Munir dan Tafsir Al-Mishbah)

IRDINA MAZIDAH, 1860301223111 and FAJRUL MUNAWIR, 197004091998031002 (2026) RELASI ANAK-ORANG TUA (Studi Komparatif Tafsir Al-Munir dan Tafsir Al-Mishbah). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (652kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (347kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (921kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (383kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Relasi Anak dan Orang Tua dalam Al-Qur’an: Studi Tafsir Komparatif terhadap Penafsiran M. Quraish Shihab dan M. Nawawi al-Bantani” ini ditulis oleh Irdina Mazidah, NIM. 1860301223111, dengan pembimbing M. Fajrul Munawir, M.Ag. Kata Kunci: Relasi Anak–Orang Tua, Birr al-Walidayn, Tafsir al-Qur’an, M. Nawawi al-Bantani, M. Quraish Shihab. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas kontemporer yang menunjukkan adanya pergeseran pola relasi anak dan orang tua akibat perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang sering kali memicu konflik serta renggangnya hubungan kekeluargaan. Fenomena di lapangan menunjukkan peningkatan kesenjangan komunikasi, kurangnya dukungan emosional, hingga tindakan menyimpang seperti kekerasan dan ketidakpatuhan anak terhadap orang tua yang disebabkan oleh pola asuh yang tidak tepat atau pengaruh negatif era digital. Kondisi ini menuntut adanya rujukan tafsir yang mampu menyeimbangkan nilai normatif klasik dengan pendekatan kontekstual agar dapat diaplikasikan dalam membangun relasi keluarga yang harmonis di era modern. Tujuan penelitian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) penafsiran M. Nawawi al-Bantani dan M. Quraish Shihab terhadap ayat-ayat tentang relasi anak dan orang tua dalam Tafsir al-Munir dan Tafsir al-Mishbah; (2) persamaan dan perbedaan penafsiran antara M. Nawawi al-Bantani dan M. Quraish Shihab mengenai relasi anak dan orang tua; dan (3) relevansi pemikiran M. Nawawi al-Bantani dan M. Quraish Shihab tentang relasi anak dan orang tua dalam konteks fenomena masa kini. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah tafsir komparatif (muqaran) dengan merujuk pada kerangka metodologis Abdul Hayy al-Farmawi untuk membandingkan pemikiran kedua tokoh tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) M. Nawawi al-Bantani dalam Tafsir al-Munir menafsirkan ayat-ayat relasi anak-orang tua dengan pendekatan normatif-klasik yang menekankan pada ketaatan mutlak, adab lahiriah, dan otoritas orang tua sebagai pilar utama moralitas. (2) M. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah menggunakan pendekatan kontekstual-humanis dan sosiopsikologis yang lebih menekankan pada aspek dialog (musyawarah), empati, kerelaan bersama (taradhin), dan dimensi psikologis dalam hubungan keluarga. (3) Relevansi pemikiran keduanya menawarkan solusi bagi problematika keluarga masa kini, di mana nilai normatif Syekh Nawawi berfungsi sebagai fondasi moral yang kokoh, sementara pendekatan kontekstual Quraish Shihab memberikan strategi komunikasi yang adaptif dan manusiawi dalam menghadapi dinamika modern.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Tafsir Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 1860301223111 IRDINA MAZIDAH
Date Deposited: 21 Jul 2026 01:39
Last Modified: 21 Jul 2026 01:39
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69672

Actions (login required)

View Item View Item