ANISA PUSPITASARI, 126405213185 and VIDA MARIA ULFA, 198907042025212003 (2026) ANALISIS PENERAPAN MARKETING MIX 7P DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN SENI LUKIS OLEH SENIMAN SIGIT PRIYANANTO. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (822kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (462kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan industri seni lukis di Indonesia yan menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan, namun seniman individual masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan volume penjualan akibat persaingan pasar dan keterbatasan strategi pemasaran yang terstruktur. Seni lukis tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai komersial yang membutuhkan pendekatan pemasaran yang tepat agar mampu bertahan dan berkembang di pasar seni. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis strategi pemasaran melalui marketing mix 7P yang diterapkan oleh seniman Sigit Priyananto dalam meningkatkan volume penjualan seni lukis, serta (2) mengetahui kendala yang dihadapi Sigit Priyananto dalam menerapkan marketing mix 7P. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi seniman sebagai informan utama serta pihak pendukung untuk triangulasi data. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sigit Priyananto mengimplementasikan seluruh unsur 7P, mulai dari: produk unik dengan gaya ekspresif, penetapan harga fleksibel berbasis rentang, penjualan melalui sanggar dan pameran, promosi personal dan selektif, keterlibatan istri sebagai pengelola transaksi, proses transaksi yang aman dan jelas, hingga pemanfaatan sanggar sebagai bukti fisik. (2) Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan fleksibilitas gaya lukisan, perbedaan persepsi nilai karya antara seniman dan konsumen, keterbatasan aksesibilitas sanggar, promosi massal terbatas, keterbatasan sumber daya manusia, kendala proses akibat faktor eksternal, serta keterbatasan penataan ruang karena fungsi ganda sanggar. Kesimpulannya, strategi pemasaran yang terstruktur melalui marketing mix 7P dapat mempertahankan eksistensi dan nilai ekonomi karya seni, meskipun terjadi fluktuasi volume penjualan. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih spesifik mengenai praktik pemasaran seniman individual di pasar lokal.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Pemasaran Ekonomi > Strategi Pemasaran |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Manajemen Bisnis Syariah |
| Depositing User: | 126405213185 ANISA PUSPITASARI |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:51 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 01:51 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
