PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI LEADER DALAM MEMBENTUK SEKOLAH EFEKTIF (Studi Multikasus MAN Tulungagung 1 dan SMAN 1 Kedungwaru)

FATI'AH KUSMADUNI, 12950121046 and AKHYAK, 196710291994031004 and BINTI MAUNAH, 196509031998032001 (2026) PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI LEADER DALAM MEMBENTUK SEKOLAH EFEKTIF (Studi Multikasus MAN Tulungagung 1 dan SMAN 1 Kedungwaru). [ Disertasi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (323kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (162kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (506kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (760kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (790kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (293kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kusmaduni, Fati’ah, 2025, Peran Kepala Sekolah sebagai Leader dalam Membentuk Sekolah Efektif (Studi Multi Kasus MAN 1 Tulungagung dan SMAN 1 Kedungwaru). Disertasi, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing I: Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag., Pembimbing II: Prof. Dr. Hj Binti Maunah, M.Pd.I. Kata Kunci: Peran, Kepala Sekolah, Leader, Sekolah Efektif Kepala sekolah dalam menjalankan kepemimpinannya dapat menjalankan perannya baik sebagai motivator, inovator, administrator, leader, manajer maupun supervisor. Peran kepala sekolah yang dilaksanakan dengan baik akan mampu mengembangkan sekolah menjadi sekolah efektif. Sekolah efektif adalah sekolah yang mampu menjalankan proses pendidikan secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah: untuk menemukan dan menganalisis 1) peran kepala sekolah sebagai motivator dalam membentuk sekolah efektif MAN 1 Tulungagung dan SMAN 1 Kedungwaru, 2) peran kepala sekolah sebagai inovator dalam membentuk sekolah efektif MAN 1 Tulungagung dan SMAN 1 Kedungwaru, dan 3) peran kepala sekolah sebagai administrator dalam membentuk sekolah efektif MAN 1 Tulungagung dan SMAN 1 Kedungwaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan rancangan penelitian studi multi kasus (multi-case studies). Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan studi dokumentasi. Analisis data memakai analisis data kasus tunggal, dengan teknik analisis data model Miles, Huberman dan Saldana: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan analisis lintas situs dengan komparatif konstan. Teknik pengecekan keabsahan temuan dengan kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas dan transferabilitas. Hasil penelitian: pertama, peran kepala sekolah sebagai motivator dalam membentuk sekolah efektif dapat berupa semua tindakan dorongan dan tuntunan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan sehingga dapat mewujudkan sekolah efektif. Peran kepala madrasah sebagai motivator yang dilakukan di MAN 1 Tulungagung adalah sebagai berikut: Kepala MAN Tulungagung 1 mempunyai keinginan supaya MAN Tulungagung 1 menjadi madrasah yang efektif. Kepala madrasah memotivasi para guru untuk memprogramkan ekstrakurikuler yang bermacam-macam. Anakanak itu merasa lebih senang belajar dengan adanya program ekstrakurikuler yang ada di madrasah ini. Sedangkan di SMAN 1 Kedungwaru, kepala sekolah sebagai motivator dapat berperan melalui langkah-langkah sebagai berikut: 1) Penanaman Sikap Disiplin, 2) Pemberdayaan Guru secara Optimal, 3) Pengintensifan Rapat Guru. Kedua, peran kepala sekolah sebagai inovator dalam membentuk sekolah efektif dapat berupa semua tindakan terobosan yang baru yang bersifat ide dan konsep yang mampu menumbuhkan kesadaran pendidik dan tenaga kependidikan yang tujuannya membuat sekolah menjadi efektif. Peran kepala madrasah sebagai inovator yang dilakukan di MAN 1 Tulungagung merumuskan ide dan konsep yang telah disusun dan disepakati bersama tersebut ditulis dengan jelas dalam sebuah buku Pedoman Manajemen dan Rencana Kerja Madrasah. Di SMAN 1 Kedungwaru, kepala sekolah sebagai inovator dapat berperan melalui langkah-langkah sebagai berikut: 1) Penumbuhan semangat kerja, 2) Program Kerja yang Direncanakan, 3) Mengintensifkan Rapat Dinas, 4) Pengaturan job description. Ketiga, peran kepala sekolah sebagai administrator dalam membentuk sekolah efektif dapat berupa semua tindakan yang berkaitan dengan administrasi sekolah yang mampu meningkatkan kompetensi guru dan mampu mengembangkan pembelajaran di sekolah. Peran kepala madrasah sebagai administrator yang dilakukan di MAN 1 Tulungagung meliputi kegiatan sebagai berikut: 1) Pembinaan Kedisiplinan melalui Internalisasi Nilai Ibadah dan Tertib Administrasi, 2) Pembinaan Guru melalui Workshop dan Pelatihan, 3) Reward and Punishment, 4) Komitmen pendidik dan tenaga kependidikan di MAN 1 Tulungagung ditingkatkan dengan tertib administrasi. Sedangkan di SMAN 1 Kedungwaru, kepala sekolah sebagai administrator dapat berperan melalui langkahlangkah sebagai berikut: 1) Berani Mengambil Kebijakan dengan Resiko, 2) Pengefektifan guru piket, 3) Pengiriman Guru untuk Mengikuti Workshop, Penataran, atau Diklat.

Item Type: Disertasi
Subjects: Pendidikan Islam > Madrasah aliyah
Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Kategori Pustaka > Agama > Non Muslim
Depositing User: 12950121046 FATI'AH KUSMADUNI
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:49
Last Modified: 22 Jul 2026 07:49
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69848

Actions (login required)

View Item View Item