PERILAKU MASYARAKAT MEMBUANG SAMPAH DI SUNGAI DESA PELEM KECAMATAN PARE (Kajian Sosiologi Agama Tentang Etika Lingkungan dan Nilai-Nilai Religius)

KAMA GALIH ULUL, 126309212058 and DIAN PRATIWI PRIBADI, 197712072023212012 (2026) PERILAKU MASYARAKAT MEMBUANG SAMPAH DI SUNGAI DESA PELEM KECAMATAN PARE (Kajian Sosiologi Agama Tentang Etika Lingkungan dan Nilai-Nilai Religius). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (78kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (52kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (209kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (189kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (82kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (501kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Perilaku Masyarakat Membuang Sampah di Sungai Desa Pelem Kecamatan Pare: Kajian Sosiologi Agama Tentang Etika Lingkungan dan Nilai-Nilai Religius” ini ditulis oleh Kama Galih Ulul, NIM. 126309212058, dengan Pembimbing Dian Pratiwi Pribadi, M.Sc. Kata Kunci: Perilaku Masyarakat, Sampah, Sungai, Nilai Religius, Etika Lingkungan, Sosiologi Agama. Sungai tidak sebatas berfungsi sebagai penyedia air untuk kebutuhan harian, namun juga berperan sebagai tulang punggung utama sistem pengairan yang meningkatkan hasil pertanian. Namun, keadaan saat ini mengindikasikan, fungsi penting sungai dalam kehidupan masyarakat mulai menurun karena tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap keberlanjutannya. Salah satu masalah utama yang dihadapi banyak komunitas di Indonesia, termasuk Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, adalah semakin meningkatnya pencemaran sungai akibat kebiasaan masyarakat membuang sampah rumah tangga serta limbah lain ke dalam aliran sungai. Studi ini memiliki tujuan untuk: (1) memahami bagaimana pola pikir keagamaan masyarakat memengaruhi perilaku membuang sampah ke sungai; dan (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tindakan masyarakat dalam membuang sampah di sungai Desa Pelem. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial Max Weber, khususnya tindakan rasional instrumental, dimana masyarakat memilih membuang sampah di sungai dianggap sebagai cara yang lebih mudah dan praktis. Hasil studi mengetahui bahwa perilaku masyarakat dalam membuang sampah ke sungai disebabkan dengan beberapa faktor, yaitu kebiasaan yang sudah berlangsung lama, minimnya fasilitas pembuangan sampah, faktor kenyamanan, serta pengaruh lingkungan sosial. Sebagian masyarakat memahami ajaran agama tentang kebersihan sebagai bagian dari iman, namun penerapannya masih terbatas. Masyarakat yang memiliki pemahaman religius yang baik cenderung mengelola sampah dengan membakar atau mengubur, sedangkan masyarakat yang kurang memahami nilai-nilai agama terkait lingkungan lebih cenderung membuang sampah ke sungai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku membuang sampah di sungai tidak sebatas dipengaruhi oleh kurangnya fasilitas dan kesadaran lingkungan, namun pula oleh tingkat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama terkait etika lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan edukasi lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan serta penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Masyarakat Islam
Sumber Daya Manusia
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama
Depositing User: 126309212058 KAMA GALIH ULUL
Date Deposited: 24 Jul 2026 01:32
Last Modified: 24 Jul 2026 01:32
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69954

Actions (login required)

View Item View Item