UPAYA PASANGAN BERBEDA ORGANISASI KEMASYARAKATAN DALAM MENJAGA KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF TEORI FUNGSIONALISME STRUCTURAL (Studi Kasus di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar)

BARLIYAN CATUR ILAAHANA, 126102212215 and AHMAD MUHTADI ANSHOR, 197007202000031001 (2026) UPAYA PASANGAN BERBEDA ORGANISASI KEMASYARAKATAN DALAM MENJAGA KEHARMONISAN RUMAH TANGGA PERSPEKTIF TEORI FUNGSIONALISME STRUCTURAL (Studi Kasus di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (898kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (277kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (195kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (296kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (372kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (270kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (344kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (970kB)

Abstract

Barliyan Catur Ilaahana, 126102212215, Upaya Pasangan Berbeda Organisasi Kemasyarakatan dalam Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Perspektif Teori Fungsionalisme Structural (Studi Kasus di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar), Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Pembimbing : Prof. Dr. H. A. Muhtadi Anshor, M.Ag. Kata Kunci : Upaya Keharmonisan Rumah Tangga, Organisasi Kemasyarakatan, Fungsionalisme Structural Perbedaan latar belakang organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan rumah tangga, khususnya antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, kerap memunculkan dinamika sosial dan keagamaan yang berpotensi mempengaruhi keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pasangan suami istri yang berbeda organisasi kemasyarakatan dalam menjaga keharmonisan rumah tangga serta menganalisisnya berdasarkan perspektif teori fungsionalisme structural. Rumusan masalah dalam skripsi ini Adalah : 1) Bagaimana problematika rumah tangga yang terjadi pada pasangan yang berbeda organisasi kemasyarakatan di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar ? 2)Bagaimana upaya pasangan suami istri yang berbeda organisasi kemasyarakatan di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar dalam menjaga keharmonisan rumah tangga ?. 2) Bagaimana upaya pasangan suami istri yang berbeda organisasi kemasyarakatan di Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar dalam menjaga keharmonisan rumah tangga menurut perspektif teori Fungsionalisme Structural ? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Konflik rumah tangga pasangan beda afiliasi organisasi kemasyarakatan di Desa Tawangrejo terutama dipicu oleh perbedaan amaliah dan praktik keagamaan, khususnya pada awal pernikahan. Konflik tersebut dipengaruhi oleh tradisi keagamaan, keterlibatan sosial, dan peran keluarga besar, serta dikelola melalui komunikasi dan musyawarah untuk menjaga keharmonisan. 2)Upaya menjaga keharmonisan rumah tangga pada pasangan suami istri berbeda organisasi keagamaan di Desa Tawangrejo dilakukan melalui komunikasi terbuka, sikap saling menghargai, serta kerja sama dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan praktik ibadah tidak menjadi masalah karena adanya saling pengertian dan penyesuaian. Dalam pengasuhan anak, penanaman akhlak, nilai dasar agama, dan toleransi menjadi upaya penting agar anak memahami perbedaan sebagai hal yang wajar.. 3) Dalam perspektif teori Fungsionalisme Structural Talcott Parsons, keharmonisan rumah tangga tersebut tercapai melalui pemenuhan fungsi AGIL, yaitu adaptasi terhadap perbedaan keagamaan, pencapaian tujuan bersama menjaga keharmonisan keluarga, integrasi melalui komunikasi dan dukungan emosional, serta pemeliharaan pola melalui penanaman nilai agama dan xxii toleransi dalam pengasuhan anak. Keempat fungsi ini didukung oleh keterkaitan sistem budaya, sosial, kepribadian, dan organisme biologis yang saling berinteraksi untuk menciptakan stabilitas dan keseimbangan keluarga.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Ormas
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102212215 BARLIYAN CATUR ILAAHANA
Date Deposited: 28 Jul 2026 06:34
Last Modified: 28 Jul 2026 06:34
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70036

Actions (login required)

View Item View Item