PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS SYARIAH UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG TERHADAP LARANGAN NIKAH NGALOR-NGULON DALAM TRADISI JAWA (Perspektif Maslahah Mursalah)

BINTI MUYASYAROH, 1860102221037 and ANANG WAHID CAHYONO, 198410052025211004 (2026) PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS SYARIAH UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG TERHADAP LARANGAN NIKAH NGALOR-NGULON DALAM TRADISI JAWA (Perspektif Maslahah Mursalah). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (557kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (177kB)
[img] Text
DARTAR ISI.pdf

Download (110kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (286kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (306kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (240kB)
[img] Text
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Larangan nikah ngalor-ngulon merupakan tradisi dalam budaya Jawa yang diyakini sebagian masyarakat memiliki pengaruh terhadap keharmonisan rumah tangga. Namun, perkembangan pola pikir rasional di kalangan mahasiswa memunculkan beragam persepsi terhadap keberadaan tradisi tersebut. Dalam perspektif maslahah mursalah, suatu tradisi dapat diterima apabila mengandung kemaslahatan dan tidak bertentangan dengan prinsip syariat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan mahasiswa terhadap larangan nikah ngalor-ngulon serta meninjaunya dalam perspektif maslahah mursalah. Pertanyaan penelitian ini adalah: (1)Bagaiaman persepsi mahasiswa fakultas syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah terhadap larangan nikah ngalor-ngulon dalam tradisi jawa? (2)Apa saja alasan dan argumentasi yang melatar belakangi persepsi mahasiswa terhadap larangan nikah ngalor-ngulon tersebut? (3)Bagaimana relevansi dan penilaian mahasiswa terhadap larangan nikah ngalor-ngulon jika ditinjau dari perspektif maslahah mursalah? (4)Bagaimana implikasi persepsi mahasiswa terhadap keberlangsungan atau perubahan praktik larangan nikah ngalor-ngulon di masyarakat? Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di Fakultas Syariah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa Hukum Keluarga Islam, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Mahasiswa cenderung memandang larangan nikah ngalor-ngulon sebagai tradisi budaya yang tidak memiliki dasar kuat dalam hukum Islam, meskipun sebagian tetap menghargainya sebagai kearifan lokal. (2) Persepsi tersebut dipengaruhi oleh pola pikir rasional, pemahaman terhadap hukum Islam, serta pengaruh modernisasi, di samping faktor latar belakang keluarga dan budaya. (3) Mahasiswa menilai larangan ini tidak memiliki kemaslahatan yang jelas secara umum, namun dapat diterima secara kondisional jika terbukti membawa kebaikan sosial. (4) Persepsi mahasiswa mendorong melemahnya praktik larangan tersebut, meskipun masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat yang kuat memegang tradisi. meskipun masih bertahan di masyarakat yang kuat memegang tradisi.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Buku
Jurnal
Kebudayaan Islam
Masyarakat Islam
Pengembangan Masyarakat Islam
Psikologi
Psikologi > Psikologi kepribadian
Sosiologi Agama
Sosiologi Agama > Tradisi
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102221037 BINTI MUYASYAROH
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:08
Last Modified: 29 Jul 2026 02:08
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70194

Actions (login required)

View Item View Item