PRAKTIK AKAD JUAL BELI DALAM INDUSTRI DAUR ULANG PLASTIK DITINJAU BERDASARKAN GREEN ECONOMY DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Industri Daur Ulang Desa Sanan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung)

HAFIZH RACHMAWAN, 1860101223256 and HIBA FAJARWATI, 198108232025212011 (2026) PRAKTIK AKAD JUAL BELI DALAM INDUSTRI DAUR ULANG PLASTIK DITINJAU BERDASARKAN GREEN ECONOMY DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Kasus di Industri Daur Ulang Desa Sanan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (463kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (254kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (193kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (331kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (474kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (252kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (580kB)

Abstract

Skripsi dengan judul judul “PraktIk Akad Jual Beli Dalam Industri Daur Ulang Plastik Ditinjau Berdasarkan Green Economy Dan Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Industri Daur Ulang Desa Sanan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Hafizh Rachmawan, NIM. 1860101223256, dengan pembimbing/promotor Hiba Fajarwati, S.H., LL.M Kata kunci : Akad Jual Beli, Daur Ulang Plastik, Green Economy, Gharar, Hukum Ekonomi Syariah Indonesia menghasilkan lebih dari 11 juta ton sampah plastik per tahun, namun tingkat daur ulangnya baru mencapai sekitar 10%. Desa Sanan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung menjadi salah satu penggerak ekonomi warga sekaligus solusi penanganan limbah plastik melalui industri daur ulang. Namun, praktik jual beli hasil olahan plastik di lokasi ini masih dilakukan secara lisan tanpa dokumen tertulis, dengan objek yang diserahkan dalam kondisi campuran sehingga harga hanya berdasarkan perkiraan—kondisi yang berpotensi memunculkan unsur gharar dan bertentangan dengan kaidah muamalah Islam. Penelitian ini bertujuan memahami: 1) praktik operasional akad jual beli daur ulang plastik di Desa Sanan; 2) tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap kepatuhan rukun dan syarat akad; dan 3) praktik akad tersebut ditinjau dari perspektif Green Economy. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan field research. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, pekerja, pengepul, dan pabrik pembeli, didukung observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, dengan analisis data melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) akad berlangsung dalam dua tahap rantai pasok secara lisan berbasis kepercayaan jangka panjang, dengan harga mengacu pasar dikurangi potongan operasional Rp2.500/kg; 2) keempat rukun jual beli telah terpenuhi sehingga akad sah, namun ditemukan gharar yasir pada ketidakjelasan objek, penetapan harga sepihak, dan mekanisme pembayaran tempo; 3) praktik ini mencerminkan prinsip Green Economy Islam—keadilan ('adl), keseimbangan (tawazun), dan kemaslahatan (maslahah)—yang saling melengkapi dengan Hukum Ekonomi Syariah, meski masih memerlukan perbaikan pada transparansi objek dan harga

Item Type: Skripsi
Subjects: Ekonomi > Akad
Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Ekonomi > Jual Beli
Keuangan Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101223256 HAFIZH RACHMAWAN
Date Deposited: 06 Aug 2026 03:29
Last Modified: 06 Aug 2026 03:29
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70548

Actions (login required)

View Item View Item