KONSEP WARIS DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-IBRIZ DAN TAFSIR AL-MISHBAH

ALYCIA DIAN ANANTA, 1860301223118 and YUSUF FAUZI, 198612182016106800 (2026) KONSEP WARIS DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-IBRIZ DAN TAFSIR AL-MISHBAH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (597kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (287kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (183kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (253kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (390kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (228kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (214kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (285kB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Konsep Waris dalam Perspektif Tafsir Al-Ibriz dan Tafsir Al-Mishbah” ini ditulis oleh Alycia Dian Ananta NIM 1860301223118, dengan dosen pembimbing/promotor Yusuf Fauzi, Lc. M. Th. I. Kata kunci: Waris, Tafsir al-Ibriz, Tafsir al-Mishbah. Penelitian ini meneliti konsep waris dalam Al-Qur’an dari sudut pandang dua mufassir Indonesia, Tafsir al-Ibriz karya KH. Bisri Mustofa dan Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketegangan antara kententuan normatif ayat-ayat waris dengan realitas sosial masyarakat yang terus berkembang, serta masih terbatasnya penelitian yang mengkaji hubungan antara metode penafsiran dan konteks sosial mufassir dalam memahami hukum waris. Rumusan masalah dalam penelitian ini ada tiga, yakni: Bagaimana konsep waris dalam Islam menurut Tafsir al-Ibriz dan Tafsir al-Mishbah?, Bagaimana persamaan dan perbedaan penafsiran mengenai ayat-ayat waris dari kedua tafsir tersebut?, Bagaimana relevansi penafsiran kedua mufassir dengan praktik waris di Indonesia?. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kepustakaan (library research) dan bersifat deskriptif dengan menggunakan metode analisis komparatif (perbandingan). Data utama diperoleh dari penafsiran ayat-ayat waris dalam QS. An-Nisa’ ayat 7,11-12, dan 176 dalam kedua tafsir tersebut. Ananlisis dilakukan dengan membandingkan persamaan dan perbedaan penafsiran serta mengkaji aspek metodologis yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir memiliki kesamaan dalam menegaskan bahwa hukum waris merupakan ketentuan yang bersifat normatif dan bersumber dari Al-Qur’an. Namun terdapat perbedaan mendasar dalam pendekatan penafsiran. Tafsir al-Ibriz cenderung menggunakan pendekatan tekstual-normatif, sedangkan Tafsir al-Mishbah yang menggunakan pendekatan kontekstual-analitis yang menekankan aspek kebahasaan, sosial, dan tujuan hukum. Perbedaan metode ini menunjukkan adanya variasi dalam cara memahami dan mengaktualisasikan hukum waris tanpa mengubah prinsip dasar yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika penafsiran hukum waris tidak hanya dipengaruhi oleh teks, namun juga oleh metode penafsiran dan konteks sosial mufassir. Sehingga hal ini menghasilkan pola pemahaman yang berbeda dalam respons perkembangan masyarakat.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Tafsir Quran
Peradilan Islam > Warisan
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 1860301223118 ALYCIA DIAN ANANTA
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:00
Last Modified: 10 Aug 2026 08:00
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70796

Actions (login required)

View Item View Item