BAGUS ROBIANSYAH, 1860101223259 and NINA INDAH FEBRIANA, 199002232019032016 (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI TELUR RETAK: ANALISIS PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (735kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (381kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (334kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (293kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (214kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (711kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Telur Retak: Analisis Perlindungan Konsumen (Studi Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung” ini ditulis oleh Bagus Robiansyah, NIM. 1860101223259, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, dengan pembimbing Nina Indah Febriana, M.Sy. Kata Kunci : jual beli telur retak, khiyar al-aib, Hukum Islam, Perlindungan Konsuemen. Jual beli merupakan kegiatan muamalah yang harus dilaksanakan berdasarkan prinsip kejujuran, keadilan, dan keterbukaan, namun praktik jual beli telur retak di Desa Sobontoro berpotensi menimbulkan kerugian apabila kondisi barang tidak disampaikan kepada pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan praktik jual beli telur retak, (2) menganalisis penerapan khiyār al-‘aib dalam transaksi tersebut, dan (3) menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam serta perlindungan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan pendekatan yuridis empiris, sedangkan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jual beli telur retak dilakukan dengan harga lebih rendah dan pembeli umumnya mengetahui kondisi telur, (2) praktik tersebut diperbolehkan dalam hukum Islam karena memenuhi prinsip kejujuran, keterbukaan, keadilan, dan kerelaan, serta (3) praktik tersebut telah memenuhi prinsip perlindungan konsumen, meskipun pemahaman masyarakat mengenai khiyār al-‘aib dan hak konsumen masih perlu ditingkatkan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101223259 BAGUS ROBIANSYAH |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 04:24 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 04:24 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
