ANALISIS RESIKO KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BUMN YANG TERDAFTAR DI BEI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE TAHUN 2020-2024

MUHAMMAD AKHYARUL ATQIYAK, 126406213195 and DEDI SUSELO, 199005232023211028 (2025) ANALISIS RESIKO KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI BUMN YANG TERDAFTAR DI BEI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE TAHUN 2020-2024. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (538kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (540kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (754kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (973kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (675kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (952kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (635kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (670kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (359kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kebangkrutan pada perusahaan konstruksi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024. Penelitian ini juga mengevaluasi kontribusi variabel-variabel keuangan terhadap risiko kebangkrutan serta menyusun strategi mitigasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan di sektor konstruksi BUMN. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan model Altman Z-Score Modifikasi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dari empat perusahaan konstruksi BUMN, yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). Analisis dilakukan terhadap nilai-nilai Z-Score selama lima tahun untuk mengklasifikasikan perusahaan ke dalam zona distress, grey area, atau zona aman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perusahaan tidak pernah mencapai zona aman selama periode 2020–2024. PTPP berada dalam zona abu-abu dengan rata-rata Z-Score sebesar 1,1867, menunjukkan kondisi yang relatif stabil namun belum sepenuhnya sehat. ADHI dan WIKA sama-sama berada dalam zona distress dengan rata-rata Z-Score masing-masing sebesar 0,9894 dan 0,3511. Sementara itu, WSKT menempati posisi paling rentan dengan rata-rata Z-Score -0,3842, yang mengindikasikan risiko kebangkrutan paling tinggi dan berkelanjutan selama lima tahun berturut-turut. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi mitigasi seperti perbaikan struktur permodalan, efisiensi operasional, penguatan arus kas, dan diversifikasi proyek dengan risiko pembayaran yang lebih rendah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Ekonomi > Investasi
Ekonomi > Kinerja Keuangan
Ekonomi > Laporan Keuangan
Ekonomi > Saham
Divisions: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Manajemen Keuangan Syariah
Depositing User: 126406213195 MUHAMMAD AKHYARUL ATQIYAK
Date Deposited: 21 Aug 2026 01:55
Last Modified: 21 Aug 2026 01:55
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71260

Actions (login required)

View Item View Item