UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

PERAN UNIT LAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK INTEGRATIF (ULTPSAI) TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

HELEN OCTA VIANI, 12103193007 and SATRIO WIBOWO, 199106172019031018 (2026) PERAN UNIT LAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN SOSIAL ANAK INTEGRATIF (ULTPSAI) TERHADAP PERLINDUNGAN ANAK KORBAN KEKERASAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (539kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (268kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (176kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (225kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (328kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (193kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (173kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (451kB)

Abstract

Helen Octa Viani, Nomor Induk Mahasiswa 12103193007, Peran Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) Terhadap Perlindungan Anak Korban Kekerasan Di Kabupaten Tulungagung, Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Dosen Pembimbing Satrio Wibowo, M.H. Kata Kunci : ULTPSAI, Perlindungan Anak, Fiqih Siyasah Maraknya kasus kekerasan yang menjadikan anak sebagai korban di Kabupaten Tulungagung pada akhir-akhir ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kabupaten Tulungagung. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah Kabupaten Tulungagung mengeluarkan Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 82 Tahun 2020 Tentang Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung. Adanya peraturan bupati tersebut dalam konteks Fiqih Siyasah merupakan suatu Upaya untuk menciptakan kemaaslahatan. Meskipun telah diterbitkan peraturan tersebut, namun banyaknya jumlah korban kekerasan anak pada bulan Mei hingga Juni 2025 menjadikan suatu permasalahan mengenai bagaimana peranan dari Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) terhadap perlindungan anak korban kekerasan yang terjadi di Kabupaten Tulungagung. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana peran Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) terhadap perlindungan anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung Berdasarkan Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 82 Tahun 2020 Tentang Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung? 2) Bagaimana peran Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) terhadap perlindungan anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung dalam perspektif Fiqih Siyasah? 3) Apa saja kendala yang dihadapi oleh Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) dalam memberikan perlindungan kepada anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi hukum. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan pengurus ULT PSAI Kabupaten Tulungagung.Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil peneliti ini yaitu 1) Peran Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) terhadap perlindungan anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung dilakukan dengan memberikan berbagai rujukan terhadap anak korban kekerasan yaitu rujukan kesehatan, rujukan terhadap pemulihan akses pendidikan dan rujukan pemulihan kondisi sosial anak korban kekerasan. Peran tersebut selaras dengan Pasal 7 huruf (a), (c) dan (e) Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 82 Tahun 2020 Tentang Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Kabupaten Tulungagung. 2) Peran Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) terhadap perlindungan anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung dalam perspektif Fiqh Siyasah termasuk kedalam konteks Fiqh Siyasah Tasyri’iyah atau pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang merupakan upaya untuk menciptakan kemaslahatan sebagaimana diperintahkan oleh Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-An’am ayat 151 dan Hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi Nomor 1919 dalam Kitab Shahihul Jami’ Nomor 5445. 3) Kendala yang dihadapi oleh Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULTPSAI) dalam memberikan perlindungan kepada anak korban kekerasan di Kabupaten Tulungagung yaitu minimnya kesadaran dari keluarga anak korban kekerasan terhadap pentingnya melakukan pemulihan terhadap hak-hak anak korban kekerasan, adanya stigma sosial yang negatif terhadap anak korban kekerasan, serta legalitas ULTPSAI yang didasarkan pada Peraturan Bupati memiliki kekuatan hukum lebih lemah jika dibandingkan berbentuk Peraturan Daerah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Perlindungan Hukum
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: 12103193007 HELEN OCTA VIANI
Date Deposited: 07 Sep 2026 07:50
Last Modified: 07 Sep 2026 07:50
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71812

Actions (login required)

View Item View Item