AHMAD RISE SATRIA WICAKSONO, 126102202267 and ANANG WAHID CAHYONO, 1985100520151186 (2025) PENCEGAHAN PERKAWINAN DINI DALAM REGULASI PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI PERSPEKTIF MASLAHAH NAJM AL-DIIN AL-THUFI (Analisis PP Nomor 28 Tahun 2024). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (784kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (403kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (745kB) |
Abstract
Ahmad Rise Satria Wicaksono, 126102202267, Pencegahan Pernikahan Dini dalam Regulasi Pelayanan Kesehatan Reproduksi Perspektif Maslahah Najm al-Diin al-Thufi (Analisis PP Nomor 28 Tahun 2024), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing : Anang Wahid Cahyono, L.c., M.H.I. Kata kunci : Pernikahan Dini, Kesehatan Reproduksi, Maslahah Najm Al-Diin Al-Thufi. Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan dalam kondisi pasangan laki-laki dan perempuan belum mencapai batas minimal usia yang layak untuk menikah berdasarkan undang-undang. Pernikahan dini menimbulkan berbagai dampak negatif mulai dari kesehatan, psikologis, dan sosial-ekonomi bagi pasangan yang melakukannya yang tak sesuai dengan tujuan pernikahan. Pernikahan dini memicu angka perceraian, KDRT, dan generasi miskin baru yang terus meningkat. Pernikahan dini juga berpotensi meningkatkan angka kematian ibu dan bayi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana regulasi pelayanan kesehatan reproduksi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 terintegrasi dengan usaha pencegahan perkawinan dini di Indonesia? (2) Bagaimana perspektif Maslahah Najm al-Diin al-Thufi mengenai pencegahan pernikahan dini dalam aturan penyelenggaraan pelayanan kesehatan reproduksi di Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan regulasi pelayanan kesehatan reproduksi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang terintegrasi dengan usaha pencegahan perkawinan dini di Indonesia (2) untuk menganalisis perspektif Maslahah Najm al-Diin al-Thufi mengenai pencegahan pernikahan dini dalam aturan penyelenggaraan pelayanan kesehatan reproduksi di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau library reseearch dengan pendekatan yuridis-normatif karena penelitian ini bergantung pada bahan kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan metode analisis data yang digunakan bersifat content analysis. Sebagai hasil dari penelitian ini, menunjukan bahwa: (1) pencegahan pernikahan dini dalam regulasi pelayanan kesehatan reproduksi telah terintegrasi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Namun dalam beberapa point pasal perlu penyempurnaan atau koreksi ulang sebelum peraturan tersebut benar-benar dilaksanakan di seluruh Indonesia (2) pencegahan pernikahan dini dalam aturan penyelenggaraan pelayanan kesehatan reproduksi di Indonesia telah sesuai dengan perspektif maslahah Najm al-Diin al-Thufi yang menyatakan bahwa segala upaya yang diambbil oleh pemerintah dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 sama sekali tidak bertentangan dengan berbagai nash dan pandangan para ulama serta tujuan utama syariat agama Islam.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 126102202267 AHMAD RISE SATRIA WICAKSONO |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:22 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:22 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72456 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
