ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENUNDAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS DAN IMPLIKASI HUKUMNYA (Studi Kasus di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek)

DHIYA'UL HAQ, 126102213310 and MUHAMMAD ARIFIN, 198201272023211005 (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PENUNDAAN PEMBAGIAN HARTA WARIS DAN IMPLIKASI HUKUMNYA (Studi Kasus di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (721kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (232kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (552kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (861kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (770kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (812kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (472kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (420kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penundaan pembagian harta waris di Desa Kerjo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek yang menimbulkan persoalan hukum dan sosial dalam keluarga. Salah satu kasus yang menjadi fokus penelitian adalah tindakan salah seorang ahli waris (Bapak IS) yang menggunakan harta peninggalan ayahnya yang belum dibagikan berupa sawah seluas ±1 hektar sebagai jaminan hutang di bank tanpa persetujuan ahli waris lain. Praktik ini memicu konflik keluarga karena hak ahli waris lainnya terabaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana praktik penundaan pembagian harta waris di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek?; (2) Bagaimana perspektif hukum Islam terhadap praktik penundaan pembagian harta waris di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek?; dan (3) Bagaimana implikasi hukum dari penundaan pembagian harta waris di Desa Kerjo, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek?. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis-empiris. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara dengan ahli waris dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan merujuk pada Al-Qur’an, hadis, Kompilasi Hukum Islam, dan literatur terkait Hukum Kewarisan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik penundaan pembagian harta waris di Desa Kerjo dipengaruhi oleh faktor adat dan dinamika internal keluarga yang mengutamakan musyawarah serta keharmonisan. (2) Praktik penundaan pembagian harta warisan di Desa Kerjo dipengaruhi oleh perbedaan pendapat antar ahli waris dan kebiasaan masyarakat yang lebih mengutamakan musyawarah keluarga serta cenderung membagi warisan secara sama rata antara laki-laki dan perempuan. Praktik tersebut dapat berjalan baik selama seluruh ahli waris menerima dengan ridha. Namun, apabila terdapat ahli waris yang bertindak sepihak, maka penundaan ini menimbulkan konflik dan ketidakadilan. Implikasi hukum dari penundaan pembagian warisan yang dilakukan tanpa kesepakatan mengakibatkan tertundanya hak ahli waris, menimbulkan konflik keluarga, dan berpotensi berujung pada gugatan hukum. Namun, penundaan dapat dibenarkan apabila dilakukan atas kesepakatan seluruh ahli waris dengan alasan syar’i, misalnya menunggu penyelesaian hutang pewaris.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Peradilan Islam > Hibah
Peradilan Islam > Warisan
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102213310 DHIYA'UL HAQ
Date Deposited: 21 Sep 2026 08:40
Last Modified: 21 Sep 2026 08:40
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72478

Actions (login required)

View Item View Item