UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

TINJAUAN FATWA DSN-MUI NO.112/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG AKAD IJĀRAH DAN UNDANG-UNDANG NO. 06 TAHUN 2023 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP PRAKTIK SISTEM UPAH TENAGA KERJA PENGRAJIN BATU MARMER DI DESA SAWO KECAMATAN CAMPURDARAT

HELN AVRILLA PUTRI ALI, 1860101223277 and DIAN FERICHA, 198412292018012001 (2026) TINJAUAN FATWA DSN-MUI NO.112/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG AKAD IJĀRAH DAN UNDANG-UNDANG NO. 06 TAHUN 2023 TENTANG CIPTA KERJA TERHADAP PRAKTIK SISTEM UPAH TENAGA KERJA PENGRAJIN BATU MARMER DI DESA SAWO KECAMATAN CAMPURDARAT. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (636kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (314kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (184kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (260kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (268kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (200kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi, “Tinjauan Fatwa DSN-MUI No.112/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Akad Ijārah Dan Undang-Undang No. 06 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja Terhadap Ketidakpastian Sistem Upah Tenaga Kerja Pengrajin Batu Marmer Di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat” ditulis oleh Heln Avrilla Putri Ali, NIM 1860101223277, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Dr. Dian Ferricha, S.H., M.H. Kata Kunci : Sistem Pengupahan, Akad Ijārah, Ketidakpastian Upah, Tenaga Kerja, Fatwa DSN-MUI, UU Cipta Kerja Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik sistem pengupahan pada tenaga kerja pengrajin batu marmer di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat yang masih menunjukkan adanya ketidakpastian dalam pelaksanaannya. Ketidakpastian tersebut terlihat dari besaran upah yang tidak tetap, tidak adanya jaminan pendapatan yang pasti, serta waktu pembayaran upah yang sering mengalami keterlambatan dan tidak sesuai dengan kesepakatan awal antara pemilik usaha dan tenaga kerja. Sistem pengupahan yang diterapkan pada beberapa usaha kerajinan marmer menggunakan sistem borongan, sehingga besaran upah yang diterima pekerja bergantung pada jumlah produk yang berhasil diselesaikan, jenis batu marmer, ukuran produk, dan tingkat kesulitan pengerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Bagaimana pelaksanaan sistem upah tenaga kerja pengrajin marmer di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat. 2) Bagaimana kesesuaian praktik sistem pembayaran upah pengrajin marmer di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad Ijārah. 3) Bagaimana kesesuaian praktik sistem pembayaran upah tenaga kerja pengrajin marmer di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 06 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa Data Reduction / Reduksi Data, Data Display / Penyajian Data, Conclusion Drawing / Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Praktik sistem pengupahan tenaga kerja pengrajin marmer di Desa Sawo Kecamatan Campurdarat mengandung ketidakpastian, terutama terkait besaran upah dan waktu pembayaran. 2) Ditinjau dari Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad Ijārah, praktik tersebut belum sesuai karena adanya ketidakpastian dalam penentuan upah dan kejelasan waktu pembayaran yang seharusnya disepakati secara pasti dalam akad. 3) Ditinjau dari Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, sistem pengupahan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemenuhan upah yang layak bagi pekerja, karena besaran upah yang diterima belum didasarkan pada standar kebutuhan hidup yang layak.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101223277 HELN AVRILLA PUTRI ALI
Date Deposited: 31 Aug 2026 08:02
Last Modified: 31 Aug 2026 08:02
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71562

Actions (login required)

View Item View Item