UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PASCAPERCERAIAN DI TINJAU DARI FIKIH MUAMALAH (Studi Kasus di Kota Blitar)

MUHAMAD DARUL ULUM, 1860101223257 and ZULFATUN NI'MAH, 197912172008012013 (2026) PEMBAGIAN HARTA BERSAMA PASCAPERCERAIAN DI TINJAU DARI FIKIH MUAMALAH (Studi Kasus di Kota Blitar). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (221kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (242kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (244kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (286kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (191kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (152kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (315kB)

Abstract

Muhamad Darul Ulum, 1860101223257, Pembagian Harta Bersama Pascaperceraian Ditinjau dari Fikih Muamalah (Studi Kasus di Kota Blitar), Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Dosen Pembimbing: Dr. Zulfatun Ni’mah, S.H.I., M.Hum. Kata Kunci: Pembagian Harta Bersama, Fikih Muamalah, Syirkah Al-Abdan, Keadilan Distributif Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 97, janda atau duda cerai hidup masing-masing berhak atas separuh dari harta bersama. Di Kota Blitar, pembagian harta bersama tidak selalu dilakukan di pengadilan, sehingga membuka kemungkinan adanya perbedaan hasil pembagian harta bersama yang secara fikih muamalah merupakan harta perserikatan. Pertanyaan penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pembagian harta bersama dilakukan dalam kasus perceraian di Kota Blitar; (2) Bagaimana pembagian harta bersama pascaperceraian ditinjau dari perspektif fikih muamalah di Kota Blitar?; (3) Bagaimana prinsip syirkah dapat diintegrasikan dalam penyelesaian pembagian harta bersama pascaperceraian di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Kota Blitar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan para informan Analisis data dilakukan melalui kondensasi, penyajian data, penarikan. Adapun kesimpulan dan verifikasi, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pembagian harta bersama dalam kasus perceraian di Kota Blitar saat ini dilakukan secara informal melalui musyawarah kekeluargaan tanpa perhitungan kontribusi yang rinci dan lebih menekankan penyelesaian cepat serta menghindari konflik; (2) Pembagian harta bersama pascaperceraian di Kota Blitar dalam perspektif fikih muamalah belum sepenuhnya sesuai dengan konsep syirkah belum mengakomodasi kontribusi non-finansial sebagai bagian yang setara dalam pembentukan harta bersama; (3) Integrasi prinsip syirkah dalam penyelesaian pembagian harta bersama pascaperceraian di Kota Blitar perlu dilakukan dengan menjadikan kontribusi masing-masing pihak sebagai dasar utama pembagian agar tercapai keadilan yang proporsional.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101223257 MUHAMAD DARUL ULUM
Date Deposited: 17 Sep 2026 00:57
Last Modified: 17 Sep 2026 00:57
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72471

Actions (login required)

View Item View Item