UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

FATHERLESS DALAM KELUARGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKIS ANAK DI DESA PUCUNGKIDUL, KECAMATAN BOYOLANGU, KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi Analisis Teori Erik Erikson dan Maqāṣid al-Syarī‘ah Jaseer Auda)

AVIDA NUR APRIANA, 1860102221110 and MUHAMMAD MUFTI AL ANAM, 198708142018011001 (2026) FATHERLESS DALAM KELUARGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PERKEMBANGAN PSIKIS ANAK DI DESA PUCUNGKIDUL, KECAMATAN BOYOLANGU, KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi Analisis Teori Erik Erikson dan Maqāṣid al-Syarī‘ah Jaseer Auda). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (438kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (332kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (204kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (177kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (396kB)

Abstract

Avida Nur Apriana, 1860102221110, Fatherless Dalam Keluarga Dan Implikasinya Terhadap Psikis Anak Di Desa. Pucungkidul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung (Studi Analisis Teri Erik Erikson dan Hukum Islam), Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Pembimbing: M. Mufti Al- Anam, M.H.I. Kata Kunci: Fatherless, Perkembangan psikis, identitas anak, Erik Erikson, maqāṣid alsyarī‘ah Fatherless merefleksikan minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, baik secara emosional maupun fungsional, yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis anak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan empiris di Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, yang menunjukkan adanya gejala ketidakstabilan emosi, rendahnya kepercayaan diri, serta kebingungan identitas pada remaja yang mengalami kondisi fatherless. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui bentuk dan dampak fatherless terhadap perkembangan psikis anak di Ds. Pucungkdul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung ; (2) mengetahui bentuk dan dampak fatherless di Ds. Pucungkdul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung berdasarkan teori psikososial Erik Erikson (identity vs role confusion); dan (3) mengetahui bentuk dan dampak fatherless di Ds. Pucungkidul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung dalam perspektif maqāşid al-syarīʻah kontemporer Jasser Auda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian yang mengalami kondisi fatherless. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengintegrasikan pendekatan teori Erik Erikson dan maqāṣid al-syarī‘ah Jaseer Auda. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini berada di Desa. Pucungkidul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung. Data yang dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Triangulasi yang digunakan untuk pengecekan keabsahan data. Hasil dari Penelitian menunjukkan (1) Bentuk fatherless di Desa Pucungkidul didominasi oleh ketidakhadiran ayah dalam menjalankan fungsi pengasuhan dan pendampingan emosional, yang berdampak pada ketidakstabilan emosi, rendahnya rasa percaya diri, kesulitan menjalin relasi sosial, serta kegagalan pembentukan identitas diri anak; (2) berdasarkan teori psikososial Erik Erikson, kondisi fatherless di Ds. Pucungkdiul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung tersebut menghambat keberhasilan tahap identity versus role confusion sehingga memunculkan kebingungan identitas (identity diffusion) yang ditandai dengan lemahnya internalisasi nilai, ketidakjelasan orientasi hidup, dan instabilitas hubungan interpersonal; dan (3) berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī‘ah Jasser Auda, fatherless di Ds. Pucungkdiul, Kec. Boyolangu, Kab. Tulungagung menunjukkan terganggunya fungsi sistem keluarga yang berdampak pada tidak terpenuhinya perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ alnasl), dan keagamaan (ḥifẓ al-dīn) secara emosional, kognitif, dan sosial.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102221110 AVIDA NUR APRIANA
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:53
Last Modified: 21 Sep 2026 07:53
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72542

Actions (login required)

View Item View Item