AHMAD MIFTAHUL HUDA, 1860101223222 and NINA INDAH FEBRIANA, 199002232019032016 (2026) ANALISIS MEKANISME PENETAPAN FEE PADA LAYANAN AGEN BRILINK TERHADAP NASABAH DALAM PERSPEKTIF AKAD IJARAH DI DESA NGRANTI KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
CAVER .pdf Download (701kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (257kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Download (308kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (697kB) |
|
|
Text
BAB III .pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (502kB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
BAB VI .pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf Download (193kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ahmad Miftahul Huda, NIM 1860101223222, 2026, "Analisis Mekanisme Penetapan Fee pada Layanan Agen BRILink terhadap Nasabah dalam Perspektif Akad Ijarah di Desa Ngranti Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung", Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Jurusan Syariah, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Nina Indah Febriana, M.Sy. Kata Kunci: Fee, Agen BRILink, Ijarah Al-A'mal. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perbedaan dan ketidakseragaman dalam penetapan tarif atau Fee pada agen BRILink di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Upah atau Fee menjadi unsur utama dalam hubungan keagenan, karena tujuan utama agen BRILink selain memberikan pelayanan perbankan kepada masyarakat yang belum terlayani oleh bank secara administratif (unbanked atau unbankable), juga untuk memperoleh penghasilan dari jasa yang diberikan. Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana mekanisme penetapan Fee pada agen BRILink di Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung? (2) Bagaimana tinjauan akad Ijarah al-a'mal terhadap penetapan Fee pada agen BRILink di Desa Ngranti? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif yang ditetapkan BRI kepada agen menggunakan konsep sharing Fee 50:50, di mana dari Fee sebesar Rp 3.000 per transaksi sesama BRI, sebesar Rp 1.500 untuk BRI dan Rp 1.500 untuk agen. Di samping itu, masing-masing agen menetapkan biaya administrasi tambahan kepada nasabah secara mandiri berdasarkan pertimbangan biaya operasional, jarak dengan ATM terdekat, serta jarak dengan agen lain di sekitar wilayahnya. Penghasilan agen sangat bergantung pada volume transaksi yang dilayani, semakin banyak transaksi maka semakin besar pula pendapatan agen. Berdasarkan tinjauan akad Ijarah hubungan antara agen BRILink selaku ajir musytarak dengan nasabah selaku musta'jir dapat dikategorikan sebagai akad Ijarah al-a'mal. Keempat rukun akad Ijarah al-a'mal yaitu aqidain, sighat, ujrah, dan ma'qud alaih seluruhnya terpenuhi. Syarat kejelasan ujrah (ma'lum) terpenuhi karena fee disampaikan sebelum transaksi, model pembayaran sesuai prinsip ta'khir al-ujrah, dan variasi tarif tidak bertentangan dengan prinsip ijarah al-a'mal. Unsur gharar secara umum tidak ditemukan karena seluruh agen menyampaikan besaran Fee kepada nasabah sebelum transaksi diproses.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101223222 AHMAD MIFTAHUL HUDA |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 02:15 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 02:15 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72837 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
