NUR LAILI RAHMADANI, 1860102223296 and NUR EFENDI, 196501201998031002 (2026) FENOMENA KETAKUTAN MENIKAH PADA PRIA LANJUT USIA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Kanigoro Kec. Kras Kab. Kediri). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (549kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (224kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (635kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (600kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (449kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (480kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (438kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (405kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (668kB) |
Abstract
Nur Laili Rahmadani, 1860102223296, Fenomena Ketakutan Menikah Pada Pria Lanjut Usia Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Kanigoro Kec. Kras Kab. Kediri, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026,Pembimbing: Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Ketakutan Menikah, Pria Lanjut Usia, Ketidakmampuan Finansial, Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ketakutan menikah pada pria lanjut usia di Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri yang dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi serta berbagai faktor lainnya sehingga mereka memilih menunda atau menghindari pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan fenomena ketakutan menikah pada pria lanjut usia karena ketidakmampuan finansial menurut perspektif Hukum Islam; dan (2) menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan ketakutan menikah pada pria lanjut usia di Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pria lanjut usia yang belum menikah, keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan menikah pada pria lanjut usia dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu ketidakmampuan finansial, kondisi kesehatan yang menurun, kesiapan mental, tekanan sosial, meningkatnya standar ekonomi masyarakat, serta pemahaman mengenai kewajiban nafkah dalam rumah tangga. Faktor finansial menjadi penyebab utama karena para informan merasa belum mampu memenuhi kebutuhan keluarga setelah menikah sehingga memilih menunda bahkan menghindari pernikahan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam perspektif Hukum Islam, kesiapan ekonomi merupakan aspek penting dalam membangun rumah tangga, tetapi bukan syarat sah pernikahan. Oleh karena itu, kesiapan menikah tidak hanya ditentukan oleh kondisi ekonomi, tetapi juga oleh kesiapan mental, moral, spiritual, tanggung jawab, ikhtiar, dan tawakal kepada Allah Swt. dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102223296 NUR LAILI RAHMADHANI |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 02:18 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 02:18 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
