UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung INSTITUTIONAL REPOSITORY UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM dalam Mengembangkan Pendidikan Multikultural di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Nganjuk

MOHAMMAD ALI YUSRON, 1890502230025 and MUJAMIL QOMAR, 196503011993031003 and TEGUH, 197003102001121002 (2026) EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM dalam Mengembangkan Pendidikan Multikultural di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Nganjuk. [ Disertasi ]

This is the latest version of this item.

[img] Text
COVER.pdf

Download (585kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (977kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (443kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (472kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (548kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (711kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (700kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (446kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Disertasi ini berjudul: Evaluasi Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Pendidikan Multikultural di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Nganjuk di Tulis Oleh Mohammad Ali Yusron, NIM. 1890502230025. S3/Studi Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Promotor 1. Prof. Dr. H. Mujamil, M.Ag. dan Promotor II. Prof. Dr. H. Teguh, M.Ag Kata Kunci: Evaluasi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Multikultural, Moderasi Beragama, Toleransi, Madrasah Aliyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya pengembangan pendidikan multikultural di lembaga pendidikan Islam sebagai respons terhadap realitas masyarakat Indonesia yang plural dan kompleks. Berbagai fenomena intoleransi, diskriminasi, radikalisme, serta konflik sosial yang berlatar belakang perbedaan agama, budaya, dan identitas menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural belum sepenuhnya terinternalisasi dalam kehidupan peserta didik. Di sisi lain, Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, moderat, inklusif, dan menghargai keberagaman. Namun, praktik evaluasi PAI selama ini masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan belum optimal dalam mengukur perkembangan sikap serta perilaku multikultural peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai evaluasi Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan pendidikan multikultural di madrasah. Penelitian ini difokuskan pada empat aspek utama, yaitu: (1) konsep evaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan pendidikan multikultural, (2) program pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam memperkuat nilai-nilai multikultural, (3) proses belajar mengajar Pendidikan Agama Islam yang mendukung pendidikan multikultural, dan (4) Implikasi hasil belajar peserta didik dalam kaitannya dengan pemahaman, sikap, dan perilaku terhadap keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara komprehensif evaluasi Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan pendidikan multikultural di MAN 1 dan MAN 2 Nganjuk.xvii Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, guru mata pelajaran terkait, serta peserta didik. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi Pendidikan Agama Islam yang efektif dalam mengembangkan pendidikan multikultural dilaksanakan secara komprehensif melalui evaluasi kurikulum, proses, program, dan hasil belajar. Pada aspek kurikulum, nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, kesetaraan, keadilan, dan penghormatan terhadap keberagaman telah diintegrasikan dalam tujuan, materi, dan kegiatan pembelajaran. Pada aspek pembelajaran, guru menerapkan strategi pembelajaran dialogis, kolaboratif, dan reflektif yang mendorong peserta didik untuk menghargai perbedaan serta membangun interaksi sosial yang inklusif. Pada aspek pembelajaran, berbagai kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler berbasis moderasi beragama menjadi sarana internalisasi nilai-nilai multikultural. Sementara itu, evaluasi hasil belajar tidak hanya mengukur kemampuan kognitif peserta didik, tetapi juga mencakup aspek afektif, psikomotorik, dan spiritual yang tercermin dalam sikap toleran, perilaku sosial yang harmonis, serta kemampuan hidup berdampingan di tengah keberagaman. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural merupakan sistem evaluasi yang holistik, integratif, dan berkelanjutan yang mencakup evaluasi kurikulum, pembelajaran, pendidikan, dan hasil belajar peserta didik. Model evaluasi ini terbukti mampu memperkuat internalisasi nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, demokrasi, kesetaraan, dan penghormatan terhadap keberagaman sehingga berkontribusi dalam membentuk peserta didik yang religius, moderat, inklusif, dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat multikultural.

Item Type: Disertasi
Subjects: Agama
Pendidikan Islam > Madrasah aliyah
Pendidikan Islam
Penyiaran Islam
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Studi Islam Interdisipliner
Depositing User: 1890502230025 MOHAMMAD ALI YUSRON
Date Deposited: 27 Oct 2026 09:01
Last Modified: 27 Oct 2026 09:01
URI: https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/73274

Available Versions of this Item

  • EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM dalam Mengembangkan Pendidikan Multikultural di Madrasah Aliyah Negeri 1 dan Madrasah Aliyah Negeri 2 Nganjuk. (deposited 27 Oct 2026 09:01) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item