EKO SETYO WAHYUDI, 126307212053 and RIZAL ZAM ZAMI, 19900412202021006 (2026) PONDOK PESANTREN AL-FALAH TRENCENG TULUNGAGUNG 1987-1999. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (900kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi ini membahas tentang sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng. Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng merupakan lembaga pendidikan Islam salafiyah yang didirikan pada tahun 1987 oleh Kiai Arsyad Bushoiri di Desa Trenceng, Tulungagung. Dalam penelitian ini terdapat dua rumusan masalah, yaitu: bagaimana latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng. Kedua, tantangan yang dihadapi Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng tahun 1987-1999. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan latar belakang berdirinya Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng serta tantangan internal dan eksternal yang dihadapi Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng pada tahun 1987-1999. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang berdirinya pesantren Al-Falah Trenceng didorong oleh perintah spiritual dari Kiai Zainuddin Jazuli (Pengasuh Pondok Al-Falah Ploso), kondisi sosial-keagamaan masyarakat yang masih terbatas (abangan), serta semangat dakwah dan pengabdian Kiai Arsyad Bushoiri di kampung halamannya. Dalam perjalanan pondok pesantren Al-Falah Trenceng di tahun 1987-1999, pondok pesantren Al-Falah telah menghadapi berbagai tantangan. Tantangan internal meliputi belum terstrukturnya sistem kepengurusan, keterbatasan tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana (seperti belum adanya listrik hingga 1994). Sementara itu, tantangan eksternal berupa arus modernisasi yang mendorong masyarakat memprioritaskan pendidikan formal, kondisi sosial-ekonomi masyarakat, serta dampak krisis moneter 1998. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Pondok Pesantren Al-Falah Trenceng berhasil bertahan dan berkembang dengan tetap konsisten mempertahankan sistem pendidikan salaf murni, yang menjadi ciri khas dan kekuatannya dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak Kata Kunci: Al-Falah, trenceng, pesantren.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sejarah Peradaban Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | 126307212053 EKO SETYO WAHYUDI |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 01:57 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 01:57 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72978 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
