FATWA SABIL KHOIRUNNISA', 1860103221054 and AHMADI ABDUL SHOMAD FAIZ NAHDHIYANTO, 198204212025211002 (2026) IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI SOSIAL NOMOR 9 TAHUN 2025 TENTANG POTENSI KEPEMUDAAN PADA PELOPOR PENGENTASAN KEMISKINAN DITINJAU DARI FIQH SIYASAH (Studi Kasus Di Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (722kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (388kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (633kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (573kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (321kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Skripsi dengan judul “Implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 Tentang Potensi Kepemudaan Pada Pelopor Pengentasan Kemiskinan Ditinjau Dari Fiqh Siyasah (Studi Kasus di Kabupaten Tulungagung)” ini ditulis oleh Fatwa Sabil Khoirunnisa’, NIM. 1860103221054, dengan pembimbing Dr. Ahmadi Abdul Shomad Faiz Nahdhiyanto, M.H. Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025, Potensi Kepemudaan, Karang Taruna, Pengentasan Kemiskinan, Fiqh Siyasah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi potensi kepemudaan dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025. Dalam penelitian ini, pemuda dipahami sebagai kelompok masyarakat yang memiliki potensi, kemampuan, dan peran dalam pembangunan sosial dan ekonomi, sedangkan Karang Taruna diposisikan sebagai organisasi sosial kepemudaan yang menjadi salah satu wadah bagi pemuda dalam melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemuda sebagai pelopor pengentasan kemiskinan, implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 dalam pengembangan potensi kepemudaan, serta tinjauannya dalam perspektif fiqh siyasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris dan studi kasus yang dilakukan di Desa Gempolan Kecamatan Pakel dan Desa Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi pemuda dalam pengentasan kemiskinan diwujudkan melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial dan ekonomi, sedangkan Karang Taruna berperan sebagai salah satu wadah organisasi kepemudaan dalam mendukung kegiatan kesejahteraan sosial. Implementasi Peraturan Menteri Sosial Nomor 9 Tahun 2025 telah memberikan landasan bagi pengembangan potensi kepemudaan, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan anggaran, koordinasi antar pemangku kepentingan, dan belum optimalnya partisipasi sebagian pemuda. Dengan demikian, potensi kepemudaan memiliki cakupan yang lebih luas daripada Karang Taruna, sementara Karang Taruna merupakan salah satu wadah kelembagaan yang dapat mengorganisasi dan mengembangkan potensi tersebut. Ditinjau dari perspektif fiqh siyasah, implementasi kebijakan tersebut telah mencerminkan prinsip kemaslahatan, keadilan, amanah, dan tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, Karang Taruna, pemuda, dan masyarakat.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Tata Negara |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | 1860103221054 FATWA SABIL KHOIRUNNISA' |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 08:08 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 08:08 |
| URI: | https://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/73112 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
