STRATEGI GURU DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF PADA PESERTA DIDIK DI MI DARUSSALAM WONODADI BLITAR

LAILATUL BADRIAH, 12205173147 (2021) STRATEGI GURU DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF PADA PESERTA DIDIK DI MI DARUSSALAM WONODADI BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (446kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (352kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (421kB)
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (539kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (430kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (407kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (63kB) | Preview

Abstract

Lailatul Badriah, NIM. 12205173147. Strategi Guru dalam Membangun Lingkungan Belajar yang Kondusif pada Peserta Didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar.Skripsi. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, 2021, Dosen Pembimbing Prof. Dr. Hj. Elfi Mu’awanah, S.Ag, M.Pd. Kata Kunci : Strategi Guru, Lingkungan Belajar yang Kondusif. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya guru membangun lingkungan belajar yang kondusif. Lingkungan belajar tersebut mengacu pada ruang secara fisik tempat belajar, lingkungan sosial dan lingkungan psikologi peserta didik yang dapat mendorong situasi belajar. Lingkungan belajar memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar. Dengan terciptanya kekondusifan sebuah lingkungan belajar dapat menimbulkan gairah semangat belajar peserta didik sehingga dapat mendorong pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal. Lingkungan belajar yang kondusif sangat perlu diciptakan di lembaga pendidikan manapun, hal ini dikarenakan lingkungan belajar yang kondusif dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan peserta didik dalam berperilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Fokus penelitian ini adalah : (1) Strategi guru mengontrol permasalahan yang mengganggu saat pembelajaran dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar, (2) Strategi guru menjalin hubungan yang harmonis dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar, (3) Strategi guru menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Mendeskripsikan strategi guru mengontrol permasalahan yang mengganggu saat pembelajaran dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar, (2) Mendeskripsikan strategi guru menjalin hubungan yang harmonis dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar, (3) Mendeskripsikan strategi guru menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif pada peserta didik di MI Darussalam Wonodadi Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan untuk pengecekan keabsahan data menggunakan perpanjangan keikutsertaan peneliti di lapangan, ketekunan pengamatan, triangulasi, dan pengecekan teman sejawat. Hasil penelitian yang dilakukan di MI Darussalam Wonodadi Blitar, diantaranya sebagai berikut : (1) Strategi guru mengontrol permasalahan yang mengganggu saat pembelajaran dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif melalui : Pertama, usaha preventif (pencegahan timbulnya masalah) yaitu dengan cara penanaman karakter positif (religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong) dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, usaha represif (penyelesaian masalah) yaitu dengan cara pemberitahuan secara spontan, teguran, peringatan dan hukuman yang sifatnya mendidik. Ketiga, usaha kuratif (tindak lanjut masalah yang terjadi) yaitu dengan cara mengevaluasi tindakan yang sudah dilakukan untuk memecahkan masalah, memberikan pelayanan khusus kepada peserta didik yang bermasalah, melakukan kerja sama dengan pihak-pihak tertentu yang dinilai dapat membantu memecahkan permasalahan yang terjadi. (2) Strategi guru menjalin hubungan yang harmonis dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif melalui : Pertama, pengenalan lebih dalam diri peserta didik. Kedua, Pembiasaan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun). Ketiga, menghargai peserta didik. Keempat, bersahabat dengan peserta didik. (3) Strategi guru menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif melalui : Pertama, kepribadian guru dengan cara berpenampilan rapi yang mencerminkan keteladanan sebagai guru, kemampuan berkomunikasi dengan baik, dan menjadi guru yang humoris bagi peserta didik. Kedua, kesiapan merencanakan pembelajaran dengan cara menyiapkan RPP dengan matang dan fasilitas-fasilitas pendukung pembelajaran. Ketiga, keterampilan mengelola pembelajaran dengan cara menguasai keterampilan membuka, melaksanakan, dan menutup pembelajaran dengan baik dan benar. Keempat, keterampilan mengelola lingkungan belajar dengan cara menerapkan kebersihan, keindahan, dan menciptakan kenyamanan lingkungan belajar.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Guru
Pendidikan Islam > Madrasah ibtidaiyah
Pendidikan
Pendidikan > Strategi Pembelajaran
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Guru MI
Depositing User: SKRIPSI 12205173147 LAILATUL BADRIAH
Date Deposited: 03 Feb 2022 07:25
Last Modified: 03 Feb 2022 07:25
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/24692

Actions (login required)

View Item View Item