PERKEMBANGAN MI TERPADU ASH SHOLIH DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN KARANGREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2004-2017

ULFATUL YUSROH PUTRI AL HABBAH, 126307211027 and NURUL BAITI ROHMAH, 199002272019032022 (2025) PERKEMBANGAN MI TERPADU ASH SHOLIH DI DESA TANJUNGSARI KECAMATAN KARANGREJO KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2004-2017. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (888kB)
[img] Text
ABSTRACK.pdf

Download (541kB)
[img] Text
DAFTARR ISI.pdf

Download (490kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (456kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (471kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (647kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (340kB)
[img] Text
LAMPIRANN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

MI Terpadu Ash Sholih hadir sebagai pelopor pendidikan dasar Islam di Desa Tanjungsari. Fokus penelitian adalah pendirian, perkembangan MI Terpadu Ah Sholih, serta faktor pendorong dan penghambat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendirian, perkembangan serta faktor penghambat dan pendorong MI Terpadu Ash Sholih di Desa Tanjungsari. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui lima tahapan yaitu pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan penulisan. Hasil yang diperoleh bahwa lembaga MI Terpadu Ash Sholih didirikan pada tahun 2004. Diprakarsai oleh lima tokoh masyarakat yaitu Murdani, Sumari, Duri, Wiji, dan Slamet menggandeng Yayasan Pelita Umat. Perkembangan lembaga ini ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta didik pada saat nama lembaga berubah serta berganti naungan yayasan, sumber daya manusia (SDM) atau tenaga pengajar yang mulai diberi pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitis tenaga pendidik, sarana dan prasarana yaitu melakukan pembangunan-pembangunan kelas dan menambah alat-alat sekolah yang kurang, kurikulum yang mengikuti pemerintah, serta legalitas dan kelembagaan. Adapun faktor penghambat antara lain (1). Persepsi Organisasi Keagaamaan pada Lembaga, (2). keterbatasan finansial, serta (3). Stigma terhadap Label “Islam Terpadu”. Adapun faktor pendorong perkembangan meliputi (1). Perubahan Nama Lembaga, (2). Ekstrakurikuler dan Program Unggulan Madrasah, (3). Persepsi Masyarakat terhadap Kualitas Lembaga Pendidikan Islam. Kata Kunci: MI Terpadu Ash Sholih, perkembangan, 2004 -2017

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 126307211027 ULFATUL YUSROH PUTRI AL HABBAH
Date Deposited: 05 May 2026 07:10
Last Modified: 05 May 2026 07:10
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/61302

Actions (login required)

View Item View Item