AFIFAH LUTHFI ARRUMAISHA, 126308213204 and MUTHIA MAHARANI, 1990071620231432 (2025) PENGALAMAN INDIVIDU DENGAN KECENDERUNGAN DEPRESI. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (10kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (42kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (902kB) |
Abstract
Kata Kunci: Depresi, Fenomenologi, Pengalaman Subjektif, Strategi Coping. Kasus-kasus depresi semakin meningkat akibat berbagai faktor psikologis, sosial, dan lingkungan yang saling terkait. Fenomena ini tidak hanya menimpa kelompok tertentu, namun juga meluas ke berbagai lapisan usia dan status sosial, menjadikan depresi sebagai isu kesehatan mental yang perlu untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman individu yang memiliki kecenderungan depresi dari sudut pandang personal. Pendekatan fenomenologi dengan metode analisis IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) digunakan sebagai metode untuk memahami makna subjektif dari pengalaman yang dialami oleh partisipan secara mendalam. Partisipan yang digunakan adalah 3 partisipan, yang dilakukan melalui teknik purposive sampling atau pemilihan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Partisipan yang digunakan adalah individu yang mengalami gejala depresi lebih dari 2 minggu dan menghasilkan skor BDI (Beck Depression Inventory) lebih dari 14. Melalui wawancara mendalam dan analisis pengalaman, ditemukan bahwa partisipan 1 mengalami gejala seperti perasaan sedih yang berkepanjangan, gangguan tidur, muncul pikiran negatif, hingga muncul perilaku agresif. Partisipan 2 mengalami gejala perasaan bersalah terhadap diri sendiri, muncul pikiran negatif, ketakutan berlebih terhadap masa depan serta gangguan tidur. Partisipan 3 mengalami perasaan sedih yang berkepanjangan, ketakutan berlebih akan masa depan, perasaan mudah tersinggung, gangguan tidur, serta pikiran menyalahkan diri sendiri. Dari gejala yang muncul, menyebabkan munculnya perilaku menarik diri dari sosial dan tidak bersemangat untuk beraktivitas. Masalah keluarga, tuntutan pekerjaan, dan tekanan akademik menjadi faktor pemicu utama. Meski mengalami kondisi yang sulit, partisipan tetap melakukan berbagai upaya pemulihan mandiri, seperti introspeksi diri, berpikir positif, melakukan aktivitas menyenangkan, hingga mencoba menjalin interaksi dengan orang lain. Selain itu, dukungan dari keluarga, teman, serta tenaga profesional juga ikut membantu proses pemulihan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman mendalam tentang pengalaman individu dengan kecenderungan depresi, serta menjadi dasar bagi pengembangan pendekatan intervensi yang lebih personal dan berbasis pada pengalaman nyata.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Psikologi > Psikologi klinis |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 126308213204 AFIFAH LUTHFI ARRUMAISHA |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 03:23 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 03:23 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/64418 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
