OPINI PENGUNJUNG TERHADAP SENI TRADISIONAL PERTUNJUKAN KETOPRAK TOBONG DI KEDIRI

KHAIRUNISA ZALFA NURJANAH, 126304211033 and AHMAD YUZKI ARIFIAN NAWAFI', 198806092019031003 (2025) OPINI PENGUNJUNG TERHADAP SENI TRADISIONAL PERTUNJUKAN KETOPRAK TOBONG DI KEDIRI. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (904kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (865kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (297kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi/Tesis/Disertasi dengan judul “Opini Pengunjung Terhadap Seni Tradisional Pertunjukan Ketoprak Tobong Di Kediri” ini ditulis oleh Khairunisa Zalfa Nurjanah, NIM. 126304211033, dengan pembimbing/promotor Ahmad Yuzki Arifian Nawafi’, M. IP. Kata Kunci : Ketoprak Tobong merupakan salah satu seni tradisional yang menjadi bagian penting dari warisan budaya masyarakat Kediri. Namun, keberlangsungannya menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait perubahan sosial dan minat generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik dan pola opini penonton terhadap pertunjukan Ketoprak Tobong, mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi minat dan dukungan masyarakat, serta memahami peran generasi muda dalam pelestarian dan pengembangan seni tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada penonton, pelaku seni, dan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini penonton terbagi antara apresiasi terhadap aspek hiburan dan visual pertunjukan serta penghargaan terhadap nilai budaya dan pesan moral yang terkandung dalam cerita. Faktor pendukung minat dan dukungan masyarakat meliputi pengalaman langsung, peran institusi pendidikan, dan kondisi sosial ekonomi pelaku seni. Selain itu, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen pelestari yang menginginkan inovasi dan adaptasi teknologi agar Ketoprak Tobong tetap relevan. Kesimpulannya, pelestarian Ketoprak Tobong memerlukan pendekatan yang seimbang antara hiburan dan edukasi budaya, dukungan kelembagaan, serta keterlibatan aktif generasi muda untuk menjaga keberlanjutan seni tradisional ini di tengah perkembangan zaman.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama > Budaya
Komunikasi Islam
Ilmu Pengetahuan Sosial > Sejarah
Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 126304211033 KHAIRUNISA ZALFA NURJANAH
Date Deposited: 26 May 2026 02:54
Last Modified: 26 May 2026 02:54
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65269

Actions (login required)

View Item View Item