FEBRIAN PUTRA DEVANGGA, 126308213265 and RATIH DIAN NUR FAIZAH, 1991071520231436 (2025) HUBUNGAN STRES DENGAN INDIKASI KECENDERUNGAN INFORMATION OVERLOAD PADA MAHASISWA GENERASI Z. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (504kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (272kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (14kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (10kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN - LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Hubungan Stres dengan Indikasi Kecenderungan Information Overload pada Mahasiswa Generasi Z” ditulis oleh Febrian Putra Devangga, NIM 126308213265, dengan pembimbing Ratih Dian Nur Faizah, M.Psi., Psikolog. Kata Kunci: Stres, Information Overload, Mahasiswa Generasi Z Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi pada kalangan remaja, yaitu penurunan kualitas berpikir akibat konsumsi konten daring secara berlebihan dan kurang bermanfaat, yang dikenal sebagai salah satu bentuk dari brain rot. Kondisi ini menyebabkan individu kesulitan berkonsentrasi sehingga menghambat produktivitas, seperti sulit fokus saat membaca, bekerja, maupun berinteraksi dengan orang lain. Data dari We Are Social dan Hootsuite tahun 2023 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 276,4 juta penduduk, dengan 73,7% di antaranya atau sekitar 202,6 juta jiwa merupakan pengguna internet aktif meningkat sekitar 27 juta jiwa dibanding tahun sebelumnya. Fakta ini mengindikasikan tingginya potensi paparan terhadap konten digital yang dapat memengaruhi kondisi kognitif dan emosional remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kecenderungan mengalami information overload pada mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini menjelaskan sejauh mana tingkat stres dapat memengaruhi munculnya kecenderungan brain rot sebagai dampak dari penggunaan media digital yang berlebihan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert yang disebarkan secara online dan dibagikan kepada 224 mahasiswa Program Studi Psikologi Islam di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Validitas dan reliabilitas diuji dan mendapatkan hasil yang memadai. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi Product Moment Pearson dan uji asumsi klasik seperti normalitas dan linearilitas. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami stres pada kategori sedang (157 dari 224 responden), dan information overload juga berada pada kategori sedang (187 responden dari 224 responden). Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres dan kecenderungan mengalami information overload, dengan nilai signifikansi 0,00 (< 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,542. Artinya, semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswa, semakin besar pula kecenderungan mereka mengalami kesulitan dalam mengelola informasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya pengelolaan stres dan kemampuan memahami informasi digital di kalangan mahasiswa Generasi Z, khususnya dalam menghadapi tekanan kuliah dan informasi yang terus-menerus datang dari berbagai platform digital.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Psikologi > Psikologi kepribadian |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 126308213265 FEBRIAN PUTRA DEVANGGA |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 09:48 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 09:48 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
