TSANIA AMSA FADILA, 126306212079 and MUHAMMAD SHOLIHUDDIN ZUHDI, 198806142023211023 (2025) PENGALAMAN IBU DALAM MEMBANGUN KELEKATAN (ATTACHMENT) DENGAN ANAK USIA DINI YANG MEMILIKI KETERLAMBATAN BICARA (SPEECH DELAY) DI KLINIK TERAPI FHC TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (586kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (257kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (337kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (154kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (865kB) |
Abstract
Setiap anak memiliki tahapan tumbuh kembang yang unik, termasuk anak usia dini yang mengalami keterlambatan bicara (speech delay). Anak dengan kondisi ini membutuhkan pendampingan khusus dari ibu untuk membangun kemampuan komunikasi dan keterampilan sosialnya. Fokus permasalahan penelitian ini yaitu (1) Bagaiamana pengalaman ibu dalam membangun kelekatan dengan anak usia dini yang memiliki keterlambatan bicara di klinik terapi FHC Tulungagung? (2) Apa saja tantangan yang dihadapi ibu dalam menjalin hubungan emosional dengan anak speech delay selama proses terapi? Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengalaman ibu dalam membangun kelekatan (attachment) dengan anak usia dini yang mengalami keterlambatan bicara serta untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap dua ibu dan dua terapis di Klinik Terapi FHC Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kelekatan dibangun melalui keterlibatan emosional yang stabil, kepekaan terhadap isyarat non-verbal anak, serta interaksi melalui aktivitas bermain dan kegiatan sehari-hari. Di samping itu, ditemukan bahwa tantangan seperti tekanan emosional ibu, pengaruh lingkungan (screen time), dan keterbatasan komunikasi anak dapat diatasi melalui pendampingan yang sabar, konsisten, dan kolaboratif bersama terapis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelekatan emosional yang aman dan dukungan aktif ibu berperan besar dalam mendukung perkembangan bahasa anak dengan speech delay.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam > Perilaku Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | 126306212079 TSANIA AMSA FADILA |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 06:16 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 06:16 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
