SURURIN NI’MATUL ZAHROK, 126212211031 and RIZKY ARIEF SHOBIRIN, 198911092023211019 (2025) PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB II.PDF Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text
BAB III.PDF Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text
BAB IV.PDF Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text
BAB V.PDF Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text
BAB VI.PDF Restricted to Registered users only Download (13MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.PDF Download (13MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.PDF Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
Abstract
Kemampuan literasi sains merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang memungkinkan peserta didikmemahami konsep sains dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Namun, hasil PISA tahun 2022 menunjukkan rendahnya literasi sains peserta didik di Indonesia terutama dalam materi kimia seperti kesetimbangan kimia yang bersifat abstrak dan melibatkan representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, diperlukan pendekatan multipel representasi agar peserta didik mampu memahami keterkaitan antarrepresentasi dan meningkatkan literasi sains. Pendekatan ini dapat diterapkan melalui pengembangan soal yang dirancang secara khusus berbasis multipel representasi. Namun, berdasarkan studi pendahuluan, guru di SMAN 1 Grogol belum pernah menyusun maupun menggunakan instrumen tes literasi sains berbasis multipel representasi, dan belum tersedia instrumen tes yang dikembangkan secara khusus pada materi kesetimbangan kimia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan instrumen tes kemampuan literasi sains kelas XI SMA pada materi kesetimbangan kimia berbasis multipel representasi, (2) mengetahui kelayakan instrumen yang dikembangkan, dan (3) mengetahui profil kemampuan literasi sains peserta didik berdasarkan hasil tes tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian RnD (Research dan Development) dengan model pengembangan 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan kemudian dimodifikasi menjadi 3D dengan tiga tahap pengembangan, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Subjek penelitia ini adalah peserta didik kelas XI-1 SMAN 1 Grogol yang telah mempelajari materi kesetimbangan kimia dengan total sejumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, angket validasi ahli, tes, dan angket respon peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah Lembar pedoman wawancara, lembar validasi ahli, formulir angket respon peserta didik, lembar Instrumen tes uraian, pedoman penskoran, dan kunci jawaban.Instrumen. soal yang dikembangkan divalidasi melalui uji validitas isi oleh dua orang validator untuk menilai kelayakan setiap butir soal. Uji empiris dilakukan untuk mengetahui keterbacaan, tingkat kesukaran, daya pembeda, serta mengukur validitas dan reliabilitas secara empiris dengan melibatkan 32 peserta didik kelas XI-3. Selain itu, dilakukan pula uji profil kemampuan literasi guna mendeskripsikan dan mengevaluasi kemampuan literasi peserta didik, yang diujikan kepada 35 peserta didik kelas XI 1. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Produk yang dikembangkan berupa instrumen tes kemampuan literasi sains kelas XI berbasis multipel representasi pada materi kesetimbangan kimia, menggunakan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi 3D, 2) Instrumen kemampuan literasi sains yang telah dikembangkan memperoleh rata-rata persentase penilaian sebesar 86,48% dengan kategori sangat layak digunakan oleh berdasarkan validasi oleh dua orang ahli yaitu dosen kimia dan guru kimia. Hasil angket keterbacaan soal menunjukkan persentase sebesar 82,02% dengan kategori sangat tinggi. Analisis uji empiris pada tingkat kesukaran, ditemukan bahwa terdapat 4 soal tergolong sangat mudah, 11 soal mudah, 14 soal sedang, dan 1 soal sulit. Untuk daya pembeda soal, hasilnya menunjukkan bahwa 11 soal berkategori buruk, 3 soal sangat buruk, 8 soal cukup, 5 soal baik, dan 3 soal sangat baik. Berdasarkan uji validitas empiris instrumen terdapat 25 soal yang dinyatakan valid dan 5 soal yang dinyatakan tidak valid. Sementara itu, nilai reliabilitas instrumen mencapai 0,81 yang termasuk dalam kategori sangat tinggi.3) Ketercapaian kemampuan literasi yang dimiliki peserta didik ketika uji profil kemampuan literasi didapatkan sebanyak 85,71% dengan kriteria baik sebanyak 20 peserta didik, persentase 5,71% dengan kriteria baik sebanyak 2 peserta didik, persentase 8,57% dengan kriteria cukup sebanyak 3 peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa instrumen tes kemampuan literasi sains pada materi kesetimbangan kimia yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan validasi ahli dan di nilai sangat baik oleh peserta didiksehingga dapat digunakan sebagai instrumen tes pada materi kesetimbangan kimia
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Fasilitas Belajar Pendidikan > Kesulitan Belajar Pendidikan > Media Pembelajaran Kimia > Molekul Kimia Pendidikan > Pendidikan Menengah Atas |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Kimia |
| Depositing User: | 126212211031 SURURIN NI'MATUL ZAHROK |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 03:13 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:13 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65811 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
