INDANA ZUHROTUN NI'MAH, 1880501230017 and BINTI MAUNAH, 196509031998032001 and NUR EFENDI, 196501201998031002 (2025) KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP DAYA SAING MADRASAH (Study Sequential Exploratory Mixed Method di MTsN 1 Trenggalek). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (760kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (471kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (923kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Tesis dengan judul Kepemimpinan Visioner Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Dan Pengaruhnya Terhadap Daya Saing Madrasah (Study Sequential Exploratory Mixed Method di MTsN 1 Trenggalek) ini ditulis oleh Indana Zuhrotun Ni’mah dengan pembimbing Prof. Dr. Hj. Binti Maunah, M.Pd.I, dan Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner Kepala Madrasah, Mutu Pendidikan, Daya Saing Madrasah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan dengan sekolah umum yang lebih modern dengan penerapan sistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi. Yang mana sekolah umum biasanya memiliki fasilitas yang lebih engkap dan reputasi yang lebih kuat, sehingga daya tarik madrasah menurun jika tidak berinovasi. kepemimpinan visioner kepala madrasah tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga terhadap peningkatan daya saing madrasah secara keseluruhan. Madrasah yang mampu menunjukkan prestasi dan kualitas pendidikan yang unggul akan lebih dihargai oleh masyarakat dan dapat bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya. Sehingga kepala madrasah dituntut untuk menjadi pemimpin yang visioner sehingga dapat memperngaruhi mutu pendidikan dan daya saing madrasah. Fokus penelitian dalam memperkuat tesis ini adalah :1) Bagaimana kepala madrasah menformulasikan visi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing di MTsN 1 Trenggalek? 2) Bagaimana kepala madrasah mentranformasikan visi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing di MTsN 1 Trenggalek 3) Bagaimana kepala madrasah mengimplementasikan visi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing di MTsN 1 Trenggalek 4) Apakah ada pengaruh kepemimpinan visioner terhadap daya saing madrasah di MTsN 1 Trenggalek? 5) Apakah ada pengaruh mutu pendidikan terhadap daya saing madrasah di MTsN 1 Trenggalek? 6) Apakah ada pengaruh kepemimpinan visioner dan mutu pendidikan secara simultan terhadap daya saing madrasah di MTsN 1 Trenggalek? 7) Bagaimana persepsi guru terhadap efektivitas kepemimpinan visioner kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dibandingkan dengan hasil data kuantitatif mengenai peningkatan daya saing di MTsN 1 Trenggalek. Metode penelitian ini menggunakan metode mixed method (campuran), dengan desain sequential exploratory, yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif dilakukan secara berurutan. Teknik pengumpulan data tahap pertama yaitu melalui teknik observasi partisipan pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedang teknik pengumpulan data tahap kedua, yaitu melalui pembagian angket atau kuesioner yang diberikan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa uji validitas dan reliabilitas angket, uji statistik deskriptif, dan uji persyaratan dengan bantuan SPSS for 25.0 Windows. Hasil dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa: 1) Formulasi visi dan misi dalam meningkatkan mutu pendidikan tercermin pada konsep dan langkah nyata dalam memformulasikan cita-cita ideal lembaga pendidikan. Formulasi visi dan misi oleh kepala madrasah dilakukan secara kolaboratif dengan seluruh civitas akademika madrasah, dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan yang berkembang di masyarakat, termasuk permintaan pasar dan harapan dari wali siswa. Dalam proses ini, kepala madrasah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, namun juga mengintegrasikan nilai-nilai norma, karakter, dan keislaman yang kuat sebagai identitas madrasah. 2) Transformasi visi dan misi dilakukan melalui berbagai strategi, baik secara lisan maupun tertulis. Sosialisasi secara lisan dilakukan melalui rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk guru, tenaga kependidikan, wali santri, serta santri itu sendiri dalam berbagai forum dan kegiatan madrasah. Adapun bentuk sosialisasi tertulis dilakukan dengan menampilkan visi misi di berbagai sudut strategis lingkungan madrasah, serta melalui media sosial dan blog resmi madrasah. 3) Implementasi visi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan diwujudkan melalui kebijakan strategis yang melahirkan program-program unggulan madrasah. Program-program tersebut mencakup bidang akademik, pengembangan kurikulum internal, kegiatan kesiswaan, serta pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran. 4) Terdapat pengaruh antara kepemimpinan visioner terhadap daya saing. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh nilai thitung 2,833 > ttabel 2,000. Hal tersebut berarti menolak H0 dan menerima H1 atau berarti terdapat pengaruh yang positif antara Kepemimpinan visioner (X1) terhadap daya saing (Y) secara signifikan. 5) Terdapat pengaruh yang positif antara mutu pendidikan (X2) terhadap daya saing (Y) secara signifikan Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh nilai thitung 2,865 > ttabel 2,000. Hal tersebut berarti menolak H0 dan menerima H2 atau berarti terdapat pengaruh antara mutu pendidikan (X2) terhadap daya saing (Y) secara signifikan. 6) Terdapat pengaruh antara kepemimpinan visioner dan mutu pendidikan secara simultan terhadap daya saing. Hal ini ditunjukkan pada tabel coefficient diperoleh Fhitung 4,437 > Ftabel 3,150 dengan taraf signifikansi sebesar 0.016 kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H3 di terima. 7) Persepsi guru terhadap efektivitas kepemimpinan visioner kepala MTsN 1 Trenggalek tergolong sangat positif, di mana kepala madrasah dinilai mampu menjadi sosok inspiratif yang memiliki visi jelas serta mendorong inovasi dan kolaborasi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Persepsi ini diperkuat oleh data kuantitatif yang menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner (X1) dan mutu pendidikan (X2) secara bersama-sama berkontribusi sebesar 72,0% terhadap peningkatan daya saing madrasah (Y), sementara 28,0% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Kepala Sekolah Kepemimpinan Pendidikan > Mutu Pendidikan Manajemen > Pendidikan Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | 1880501230017 INDANA ZUHROTUN NI'MAH |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 03:05 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 03:05 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66201 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
