ULFA SAIKHUL MUNIR, 126204212154 and MUSRIKAH, 197909102006042001 (2025) PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER TIGA VARIABEL (SPLTV) KELAS X DI SMAN 2 TRENGGALEK. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (875kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (357kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (461kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV) Kelas X di SMAN 2 Trenggalek” ini ditulis oleh Ulfa Saikhul Munir, NIM. 126204212154, Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, dengan pembimbing Dr. Musrikah, S.Pd.I., M.Pd. Kata Kunci: proses berpikir kreatif, pemecahan masalah matematika, Adversity Quotient, SPLTV. Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang berperan dalam membantu siswa memecahkan masalah secara fleksibel dan efektif. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di SMAN 2 Trenggalek, masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV), yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa adalah Adversity Quotient (AQ), yaitu kemampuan seseorang dalam menghadapi dan mengatasi kesulitan atau tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) pada materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel (SPLTV) di kelas X SMAN 2 Trenggalek. Adversity Quotient merupakan kemampuan individu dalam menghadapi, mengatasi, dan bertahan dari kesulitan atau tantangan, yang dikategorikan ke dalam tiga tipe, yaitu Quitter, Camper, dan Climber. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan hasil tes AQ yang diikuti oleh 36 siswa kemudian berdasarkan hasil tes AQ dipilih 6 siswa untuk mengerjakan soal kemampuan menyelesaikan soal SPLTV dengan rincian, 2 siswa dengan tipe climber, 2 siswa dengan tipe camper, dan 2 siswa dengan tipe quitter. Data diperoleh melalui tes pemecahan masalah, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir kreatif siswa berbeda sesuai tipe Adversity Quotient (AQ), yaitu: (1) siswa Climber memenuhi seluruh indikator pada level imitasi, modifikasi, dan konstruksi; (2) siswa Camper hanya mencapai level imitasi dan modifikasi; dan (3) siswa Quitter terbatas pada level imitasi serta cenderung kesulitan pada soal yang lebih kompleks. Temuan ini menegaskan bahwa AQ memengaruhi kualitas berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika, sehingga penguatan ketahanan belajar sangat diperlukan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika |
| Depositing User: | 126204212154 ULFA SAIKHUL MUNIR |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 03:03 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 03:03 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67254 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
