PERSELINGKUHAN DENGAN IPAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM: STUDI ANALISIS FILM IPAR ADALAH MAUT (2024)

RIKI ARDI ANSAH, 1860102222204 and ABDUL WAFA, 197205062025211005 (2026) PERSELINGKUHAN DENGAN IPAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM: STUDI ANALISIS FILM IPAR ADALAH MAUT (2024). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (465kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (262kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (187kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (316kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (250kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (156kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (884kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Perselingkuhan Dengan Ipar Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Analisis Film Ipar Adalah Maut (2024)” ini ditulis oleh Riki Ardi Ansah, NIM. 1860102222204. Dengan pembimbing Abdul Wafa, M.Ag. Kata Kunci: Perselingkuhan, Hukum Keluarga Islam, Ipar Adalah Maut, Maḥram Mu’aqqat, Zina Muhṣan, Zina Ghairu Muhṣan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perselingkuhan dalam lingkup keluarga yang sering dianggap wajar karena terjadi di ruang domestik, khususnya perselingkuhan antara suami dan ipar perempuan. Padahal, dalam perspektif hukum keluarga Islam, hubungan tersebut berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga dan tatanan sosial keluarga. Film Ipar Adalah Maut (2024) merepresentasikan fenomena tersebut secara jelas melalui alur cerita dan visual, sehingga relevan untuk dikaji secara akademik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana bentuk perselingkuhan suami dengan ipar dalam film Ipar Adalah Maut (2024)? dan (2) bagaimana pandangan hukum keluarga Islam terhadap perselingkuhan suami dengan ipar tersebut? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perselingkuhan dengan ipar dalam film Ipar Adalah Maut (2024) serta pandangan hukum keluarga Islam terhadap fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan analisis teks film. Data primer diperoleh dari adegan dan dialog film, sedangkan data sekunder berasal dari Al-Qur’an, hadis, literatur fikih munākaḥāt, serta konsep fikih jinayah terkait zina. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) yang diintegrasikan dengan teori hukum keluarga Islam dan konsep pertanggungjawaban pidana Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk perselingkuhan direpresentasikan sebagai proses sistematis yang dimulai dari kedekatan emosional (muqaddimāt al-zinā) melalui pelanggaran batas khalwah hingga berujung pada hubungan seksual secara berulang. (2) Dalam perspektif hukum keluarga Islam, ipar berstatus sebagai maḥram mu’aqqat, sehingga hubungan seksual yang dilakukan merupakan zina. Berdasarkan status pernikahan pelakunya, tindakan tokoh Aris dikategorikan sebagai Zina Muḥṣan dengan sanksi hukum rajam, sedangkan tokoh Rani dikategorikan sebagai pelaku Zina Ghairu Muḥṣan dengan sanksi cambuk seratus kali dan pengasingan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Agama > Al Hadist
Agama > Al Quran
Agama > Dosa
Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Media Sosial
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222204 RIKI ARDI ANSAH
Date Deposited: 07 May 2026 02:25
Last Modified: 07 May 2026 02:25
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67530

Actions (login required)

View Item View Item