MANAJEMEN STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGOPTIMALKAN BUDAYA RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MAN 2 NGANJUK

NAZITA NAILATUL HANAFIA, 1860207222051 and IMAM SAEROZI, 196407181992031001 (2026) MANAJEMEN STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENGOPTIMALKAN BUDAYA RELIGIUS PESERTA DIDIK DI MAN 2 NGANJUK. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (695kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (269kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (153kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (363kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (574kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (205kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi dengan judul "Manajemen Strategi Kepala Madrasah Dalam Mengoptimalkan Budaya Religius Peserta Didik di MAN 2 Nganjuk" ditulis oleh Nazita Nailatul Hanafia dengan NIM 1860207222051, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan dosen pembimbing Bapak Dr. Drs. H. Imam Saerozi, M.HI., NIP 196407181992031001. Kata Kunci: Manajemen Strategi, Kepala Madrasah, Budaya Religius, Peserta Didik Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi moral di kalangan generasi muda sehingga peran pendidikan dalam membentuk dan meningkatkan karakter serta akhlakhul karimah peserta didik sangat diperlukan. Salah satu cara dan langkah strategis yang dapat dilakukan adalah dengan penanaman budaya religius di madrasah. Akan tetapi, keberhasilannya membutuhkan manajemen strategi yang dilakukan oleh kepala madrasah agar budaya religius peserta didik dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen strategi kepala madrasah dalam mengoptimalkan budaya religius peserta didik di MAN 2 Nganjuk, dengan fokus penelitian: (1) Bagaimana formulasi strategi kepala madrasah dalam mengoptimalkan budaya religius peserta didik di MAN 2 Nganjuk; (2) Bagaimana implementasi strategi kepala madrasah dalam mengoptimalkan budaya religius peserta didik di MAN 2 Nganjuk?; (3) Bagaimana evaluasi strategi kepala madrasah dalam mengoptimalkan budaya religius peserta didik di MAN 2 Nganjuk?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber datanya adalah kepala madrasah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru mata pelajaran, dan peserta didik. Teknik analisis data dimulai dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada tahap formulasi strategi, tahap awal yang dilakukan adalah menanamkan mindset kepada seluruh warga madrasah, dalam formulasi strategi ini dilakukan dengan berpedoman dan untuk mewujudkan visi dan misi MAN 2 Nganjuk, proses formulasi strategi dilakukan dalam bentuk rapat koordinasi pada awal semester yang melibatkan semua pihak, dan dilakukan untuk menyusun program atau rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. (2) Pada tahap implementasi, kepala madrasah mewujudkan dalam bentuk kegiatan seperti pembiasaan 3S (senyum, salam, salam), pembiasaan membaca doa dan ayat-ayat Al-Qur'an sebelum dan sesudah pembelajaran, sholat dhuha dan tartil Al-Qur'an, sholat dhuhur dan ashar berjamaah, sholat Jumat dan keputrian, program SKUA (standar kecakapan ubudiyah dan akhlakhul karimah), dan PHBI (peringatan hari besar Islam). (3) Pada tahap evaluasi, kepala madrasah melakukan koordinasi rutin dengan guru dan wali kelas, dilakukan dengan menggunakan beberapa metode seperti absensi dan pemberian poin, dilakukan xxii secara rutin dan berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan. Faktor pendukungnya adalah tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan religius di madrasah, serta Bapak Ibu guru yang memberikan contoh dan keteladanan langsung kepada peserta didik. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang peserta didik yang berbeda-beda, minimnya kesadaran peserta didik, serta kegiatan madrasah yang sangat padat dan menumpuk

Item Type: Skripsi
Subjects: Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 1860207222051 NAZITA NAILATUL HANAFIA
Date Deposited: 04 Jun 2026 01:21
Last Modified: 04 Jun 2026 01:21
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68045

Actions (login required)

View Item View Item