SAYYIDAH HANIFAH, 1860101221061 and AHMAD MUSONNIF, 197810242009121001 (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PROMOSI INFLUENCER MARKETING PRODUK EMINA. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (950kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (691kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (286kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya praktik influencer marketing sebagai strategi promosi di era digital, khususnya pada produk kosmetik Emina, yang dalam pelaksanaannya tidak selalu sejalan dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Dalam sejumlah konten promosi, masih ditemukan penyampaian informasi yang kurang jelas, klaim yang berlebihan, serta kurangnya transparansi yang berpotensi merugikan konsumen. Kondisi tersebut dapat menimbulkan unsur gharar (ketidakjelasan) dan tadlīs (penyesatan) yang dilarang dalam hukum Islam. Dalam perspektif fiqih muamalah, praktik ini dapat dianalisis melalui akad wakālah bil ujrah, di mana influencer bertindak sebagai wakil yang memperoleh imbalan atas jasa promosi yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) praktik promosi influencer marketing produk Emina sebagaimana ditampilkan dalam konten media sosial; dan (2) tinjauan hukum Islam terhadap praktik promosi influencer marketing produk Emina. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi terhadap konten promosi influencer di Instagaram serta didukung dengan hasil wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) praktik promosi influencer marketing produk Emina dilakukan melalui media sosial Instagram dengan berbagai bentuk kerja sama seperti penggunaan Key Opinion Leader (KOL), barter produk, serta program kolaborasi seperti Emina Shine Society, yang dikemas dalam konten review, tutorial, dan testimoni yang bersifat persuasif dengan memanfaatkan kedekatan influencer dan audiens dalam memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk tersebut; (2) dalam perspektif hukum Islam, praktik tersebut termasuk dalam akad wakālah bil ujrah yang pada dasarnya diperbolehkan selama memenuhi rukun dan syarat serta prinsip kejujuran (ṣidq), amanah, dan keadilan, akan tetapi dalam praktiknya belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah karena masih mengandung unsur ketidakjelasan (gharar) dan penyesatan (tadlīs) dalam penyampaian informasi kepada konsumen.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Ekonomi Islam Hukum > Hukum Islam Media Sosial Muamalat |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860101221061 SAYYIDAH HANIFAH |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:52 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:52 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68111 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
