HUBUNGAN SELF CONTROL DENGAN DISIPLIN BELAJAR: STUDI KOMPARATIF ANTARA SISWA KELAS REGULER DAN KELAS TAHFIDZ DI MTSN 3 TULUNGAGUNG

RULY MAYA TAHSUN, 1860201221082 and ST. NOER FARIDA LAILA, 197201151999032002 (2026) HUBUNGAN SELF CONTROL DENGAN DISIPLIN BELAJAR: STUDI KOMPARATIF ANTARA SISWA KELAS REGULER DAN KELAS TAHFIDZ DI MTSN 3 TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER .pdf

Download (574kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (427kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (475kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (376kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (441kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (620kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (277kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan dalam mengembangkan potensi manusia serta tantangan era revolusi industri 4.0 yang memicu berbagai distraksi, khususnya pada remaja yang masih memiliki kontrol diri yang belum stabil. Kondisi ini berdampak pada menurunnya disiplin belajar siswa, sehingga diperlukan kemampuan self control sebagai faktor internal utama dalam membentuk perilaku disiplin. Sejalan dengan teori Albert Bandura yang berfokus pada bagaimana individu mengarahkan, memantau, dan memotivasi dirinya sendiri untuk mencapai tujuan (belajar). Siswa yang mempunyai kontrol diri yang baik akan memiliki tingkat disiplin yang baik sedangkan yang kontrol dirinya rendah akan kesulitan mengendalikan perilaku sehingga tingkat disiplinnya juga rendah. Fenomena perbedaan antara kelas reguler dan kelas tahfidz menunjukkan bahwa lingkungan religius dan rutinitas keagamaan yang intens diduga mampu memperkuat kontrol diri dan disiplin belajar siswa. Dengan demikian, penelitian ini berguna untuk mengetahui apakah ada hubungan self control dengan disiplin belajar antara siswa kelas reguler dan kelas tahfidz di MTsN 3 Tulungagung. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Adakah hubungan self control dengan disiplin belajar pada siswa kelas reguler di MTsN 3 Tulungagung? , (2) Adakah hubungan self control dengan disiplin belajar pada siswa kelas tahfidz di MTsN 3 Tulungagung? , (3) Adakah perbedaan tingkat signifikansi antara siswa kelas reguler dan tahfidz di MTsN 3 Tulungagung? Adapun tujuan dari penelitian ini Adalah (1) Untuk mengetahui hubungan self control dengan disiplin belajar pada siswa kelas reguler di MTsN 3 Tulungagung, (2) Untuk mengetahui hubungan self control dengan disiplin belajar pada siswa kelas tahfidz di MTsN 3 Tulungagung, (3) Untuk mengetahui perbedaan tingkat signifikan antara siswa kelas reguler dan tahfidz di MTsN 3 Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan analisis Korelasi Product Moment. Populasi dalam penelitian ini Adalah 348 siswa. Maka dilakukan pengambilan sample penelitian menggunakan Teknik cluster sampling dengan mengambil siswa kelas VII C (Kelas Tahfidz) dan VII D (Kelas Reguler) yang berjumlah 64 siswa. Hasil dari penelitian ini Adalah: (1) Terdapat hubungan self control dengan disiplin belajar pada kelas reguler di MTsN 3 Tulungagung dengan nilai Pearson Correlation Product Moment sebesar 0,711 dan diperoleh nilai signifikan 0,000<0,05, maka hipotesis nol (Ho) ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang nyata antara kedua variabel tersebut. (2) Terdapat hubungan self control dengan disiplin belajar pada kelas tahfidz di MTsN 3 Tulungagung dengan nilai Pearson Correlation Product Moment sebesar 0,872 dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, maka hipotesis nol (Ho) ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang nyata antara kedua variabel tersebut. (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self control dengan disiplin belajar baik pada kelas regular maupun kelas tahfidz. Tetapi Letak perbedaan ini tidak terlalu jauh, dengan nilai signifikansi yang sama yaitu 0,000 < 0,05. Namun, kekuatan hubungan pada kelas tahfidz (0,872) lebih tinggi dibandingkan kelas reguler (0,711), sehingga menunjukkan bahwa hubungan pada kelas tahfidz lebih kuat.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama
Pendidikan Islam > Madrasah tsanawiyah
Pendidikan
Pendidikan > Pendidikan Karakter
Psikologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 1860201221082 RULY MAYA TAHSUN
Date Deposited: 08 Jun 2026 06:14
Last Modified: 08 Jun 2026 06:14
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68206

Actions (login required)

View Item View Item