MARRIAGE BURNOUT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI-ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung)

DILO XENDI PRADITYA, 1860102222198 and MUNIR, 196601211992031001 (2026) MARRIAGE BURNOUT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMENUHAN HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI-ISTRI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (688kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (322kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (241kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (357kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (344kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (279kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (179kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Marriage Burnout dan Implikasinya Terhadap Pemenuhan Hak dan Kewajiban Suami-Istri Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Ngepoh,Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung)” yang ditulis oleh Dilo Xendi Praditya dengan Nim: 1860102222198, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Munir, M.Hum. Kata Kunci: Marriage Burnout, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Hukum Islam, Keluarga Sakinah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena marriage burnout pada pasangan suami istri, khususnya pasangan muda, yang berpotensi mengganggu pemenuhan hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Dalam perspektif hukum Islam, pemenuhan hak dan kewajiban merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami konsep marriage burnout dalam kehidupan rumah tangga menurut hukum Islam; (2) menganalisis implikasinya terhadap pemenuhan hak dan kewajiban suami istri; serta (3) mengkaji upaya pasangan dalam mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian berada di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, dengan informan terdiri dari pasangan suami istri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak KUA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara mendalam dengan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marriage burnout ditandai oleh kelelahan emosional, kejenuhan, dan menurunnya kualitas komunikasi akibat tekanan ekonomi, rutinitas, serta konflik yang berulang. Kondisi ini berdampak pada pemenuhan hak dan kewajiban, terutama pada aspek batin seperti perhatian, kasih sayang, dan komunikasi, meskipun kewajiban lahiriah relatif tetap dijalankan. Dalam perspektif hukum Islam, kondisi ini dipandang sebagai ujian yang harus diatasi melalui kesabaran, musyawarah, dan penguatan nilai religius.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222198 DILO XENDI PRADITYA
Date Deposited: 19 Jun 2026 03:01
Last Modified: 19 Jun 2026 03:01
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68492

Actions (login required)

View Item View Item