SAFIRA INAYATIZZULFA, 1860308222140 and FEMITA ADELINA, 199402262023211001 (2026) HUBUNGAN SELF COMPASSION DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (505kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (423kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (294kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul "Hubungan Self Compassion dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir" ini ditulis oleh Safira Inayatizzulfa, NIM. 1860308222140, dengan pembimbing Femita Adelina, M.Si. Kata Kunci: Mahasiswa Tingkat Akhir, Prokrastinasi Akademik, Self Compassion. Prokrastinasi akademik merupakan fenomena yang kerap dialami mahasiswa tingkat akhir, khususnya dalam proses penyusunan skripsi. Tekanan akademik yang berat, seperti pelaksanaan KKN dan magang yang berjalan hampir bersamaan dengan pengerjaan tugas akhir, seringkali memicu kecemasan dan kritik diri berlebihan yang berujung pada perilaku penundaan. Self Compassion diduga menjadi salah satu faktor psikologis yang dapat membantu mahasiswa mengelola kondisi tersebut secara lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat self compassion dan prokrastinasi akademik, serta menguji hubungan antara keduanya pada mahasiswa tingkat akhir UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi adalah mahasiswa angkatan 2022 yang sedang menempuh skripsi, dengan sampel sebanyak 190 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Self Compassion berdasarkan teori Self Compassion oleh Kristin Neff yang meliputi aspek self-kindness, common humanity, dan mindfulness, serta Skala Prokrastinasi Akademik berdasarkan teori Prokrastinasi Akademik oleh McCloskey dan Scielzo yang mencakup enam aspek. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa tingkat akhir memiliki tingkat self compassion pada kategori tinggi, sedangkan prokrastinasi akademik berada pada kategori rendah hingga sedang. Uji hipotesis menggunakan korelasi Spearman Rank menemukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self compassion dan prokrastinasi akademik (r = -0,482, p = 0,000 < 0,05). Artinya, semakin tinggi self compassion yang dimiliki mahasiswa, semakin rendah kecenderungan mereka untuk melakukan prokrastinasi. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan bersikap baik pada diri sendiri, memahami kesulitan sebagai bagian dari pengalaman manusia, serta menjaga kesadaran emosi secara seimbang berperan penting dalam mereduksi perilaku penundaan tugas akademik. Hasil penelitian ini diharapkan mendorong institusi pendidikan untuk mengintegrasikan dukungan kesehatan mental berbasis self compassion guna meningkatkan keberhasilan studi mahasiswa.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 1860308222140 SAFIRA INAYATIZZULFA |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 03:23 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 03:23 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68729 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
