TAZKIA AULIA ALBA, 126306212078 and MUHAMMAD SHOLIHUDDIN ZUHDI, 198806142023211023 (2025) NOMOPHOBIA PADA LANSIA (Studi Kasus Di Dusun Unggahan Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (830kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (385kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (515kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (294kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (830kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Nomophobia Pada Lansia (Studi Kasus di Dusun Unggahan Desa Tawangrejo Kecamatan Binangun Kab Blitar)” ini ditulis oleh Tazkia Aulia Alba, NIM. 126306212078, dengan pembimbing Dr. Muhammad Sholihuddin Zuhdi, M. Pd. Kata kunci: Nomophobia, Lansia, Ketergantungan Gadget, Pola Asuh, Psikologi Sosial Fenomena nomophobia atau ketakutan berlebihan ketika tidak dapat mengakses telepon genggam semakin marak terjadi, termasuk pada kelompok lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk nomophobia pada lansia, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta pola pengasuhan keluarga yang berperan dalam membentuk perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan lansia dan anggota keluarga di Dusun Unggahan sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia mengalami ketergantungan emosional dan psikologis terhadap telepon genggam, ditandai dengan kecemasan, kegelisahan, dan kebutuhan untuk selalu terhubung secara digital. Faktor penyebab meliputi kebutuhan komunikasi, keinginan memperoleh informasi cepat, serta dorongan mengisi waktu luang. Penurunan fungsi tubuh dan kualitas fisik juga membuat gadget menjadi media hiburan, penghubung sosial, dan alat untuk merasa aman. Pola asuh keluarga memengaruhi perilaku penggunaan gadget pada lansia, dengan pola permisif memberikan kebebasan penuh tanpa pembatasan, sedangkanxiii pola otoritatif (authoritative) memberikan keleluasaan disertai pengawasan dan arahan yang bijak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nomophobia pada lansia merupakan hasil interaksi antara kebutuhan individu, kondisi fisik, dan pola asuh keluarga. Diperlukan pendampingan dan edukasi penggunaan teknologi secara bijak agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan dampak negatif bagi kesejahteraan mental dan sosial lansia.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | 126306212078 TAZKIA AULIA ALBA |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 09:22 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 09:22 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68825 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
