AULIA RAHMI, 1860303222032 and ACHMAD SAUQI, 196912162000031002 (2026) PRAKTIK ŻIKIR SEBAGAI STRATEGI COPING EMOSIONAL PEKERJA SHELTER DALAM MENANGANI KLIEN DI DINAS SOSIAL P3A KABUPATEN TRENGGALEK (Studi Kasus di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (547kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (442kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (317kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (415kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (746kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (317kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (465kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (213kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Skripsi dengan judul: “praktik Żikir sebagai strategi coping emosinal pekerja shelter dalam menangani klien (studi kasus di dinas sosial P3A kabupaten Trenggalek)” ini di tulis oleh Aulia Rahmi, NIM. 1860303222032, dengan pembimbing Dr. Achmad Sauqi, M.Pd.I Kata Kunci: Żikir, Coping Emosional, Pekerja Shelter, ODGJ, Tasawuf Psikoterapi,Mujahadah Pekerja rumah shelter yang menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menghadapi tekanan kerja yang tinggi, baik secara emosional maupun psikologis. Interaksi intensif dengan klien yang menunjukkan perilaku agresif, tidak kooperatif, serta kondisi kerja yang terbatas berpotensi meningkatkan stres kerja dan risiko burnout. Dalam konteks tersebut, diperlukan strategi coping emosional yang efektif dan berkelanjutan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis praktik żikir sebagai strategi coping emosional yang digunakan oleh pekerja rumah shelter di Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek dalam menghadapi klien ODGJ. Fokus penelitian ini mencakup dua aspek utama, yaitu peran żikir sebagai strategi pengendalian emosi, serta kontribusinya terhadap ketahanan psikologis (resiliensi) pekerja shelter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pekerja rumah shelter yang secara langsung menangani klien ODGJ. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan perspektif tasawuf psikoterapi dan teori coping emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja shelter secara spontan dan konsisten mempraktikkan żikir, baik dalam bentuk żikir lisan maupun żikir batin, terutama ketika menghadapi situasi kerja yang memicu emosi negatif seperti marah, takut, dan kelelahan emosional. żikir terbukti berfungsi efektif sebagai strategi emotion-focused coping yang membantu pekerja menenangkan diri, mengendalikan emosi, serta menjaga sikap profesional dalam berinteraksi dengan klien ODGJ. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari perspektif tasawuf psikoterapi, żikir dimaknai sebagai bentuk mujahadah yang berperan penting dalam menjaga ketenangan batin (ṭuma’nīnah), memperkuat resiliensi psikologis, serta menurunkan risiko burnout, khususnya pada dimensi kelelahan emosional dan depersonalisasi pekerja.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tasawuf |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi |
| Depositing User: | 1860303222032 AULIA RAHMI |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:57 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:57 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
