BAMBANG WIRATMUKO, 1890501220028 and AKHYAK, 196710291994031004 and NUR EFENDI, 196501201998031002 (2025) KEPEMIMPINAN KIAI DALAM MEMBENTUK BUDAYA KEWIRAUSAHAAN SANTRI (Studi Multi Situs di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang). [ Disertasi ]
|
Text
COVER.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (632kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (526kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (218kB) |
|
|
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (629kB) |
Abstract
Bambang Wiratmuko, 2025. Kepemimpinan Kiai dalam Membentuk Budaya Kewirausahaan Santri (Studi Multi situs di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang) Disertasi Program Doktor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Promotor Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag, dan Dr. H. Nur Efendi, M.Ag. Kata Kunci: Kepemimpinan Kiai, Budaya Kewirausahaan, Pondok Pesantren Pesantren sebagai institusi pendidikan Islam tradisional memiliki potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui penguatan budaya wirausaha yang berbasis pada nilai-nilai religius dan kultural. Kiai, sebagai pemimpin sentral di pesantren, memegang peran strategis tidak hanya berperan dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam mengarahkan visi kelembagaan pesantren menuju kemandirian ekonomi. Fokus penelitian adalah kepemimpinan kiai pesantren dalam membentuk budaya kewirausahaan santri. Pertanyaan penelitian adalah: (1) Bagaimana peran kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang? (2) Bagaimana tipologi kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang? (3) Bagaimana gaya kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang? dan (4) Bagaimana strategi kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Qur’any Blitar dan Pondok Pesantren Fathul Ulum Jombang? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi situs. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara berulang melalui analisis kasus tunggal dan lintas situs dengan menggunakan model analisisxvii interaktif yang mencakup tahapan data condensation, data display, dan conclusion drawing/verifying. Keabsahan data diuji melalui empat kriteria: credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan di pesantren bersifat sentral, strategis, dan transformatif. Peran kiai tampak sebagai inisiator berbasis keteladanan, agen perubahan ekonomi yang mengintegrasikan nilai spiritual dan produktivitas, pemimpin partisipatif dengan pendekatan servant leadership, serta sumber otoritas dan inspirasi kolektif. Tipologi kepemimpinan kiai meliputi visioner, edukatif, dan moral-spiritual yang bersama-sama menciptakan ekosistem kewirausahaan berbasis nilai dan berkelanjutan. Gaya kepemimpinan kiai ditandai oleh keteladanan, pengaruh batin, dan makna spiritual kerja yang menjadikan kewirausahaan bagian integral dari pendidikan karakter santri. Strateginya mencakup pemberdayaan santri, integrasi nilai dalam aktivitas usaha, serta penguatan kelembagaan ekonomi, sehingga budaya wirausaha pesantren berkembang secara spiritual, sosial, dan kelembagaan. Kepemimpinan kiai dalam membentuk budaya kewirausahaan di pesantren memperluas teori kepemimpinan modern dengan perspektif yang kontekstual dan spiritual. Pertama, teori Transformational Leadership Bass diperkaya melalui model Spiritually-Based Cultural Transformational Leadership (S-BCTL) yang mengintegrasikan dimensi spiritual sebagai kekuatan transformasi budaya dan ekonomi. Kedua, tipologi kepemimpinan kiai melahirkan konsep Intellectual- Spiritual Leadership (I-SL) yang melampaui tipologi gaya kepemimpinan Kurt Lewin dengan menekankan visi jangka panjang, otoritas moral, dan bimbingan transendental. Ketiga, gaya kepemimpinan kiai memunculkan model Values-Based Exemplary Leadership (V-BEL) yang memperluas teori enam gaya kepemimpinan Daniel Goleman dengan keteladanan nilai dan transformasi batin. Keempat, strategi kepemimpinan kiai menghasilkan Value-Based Transformational Leadership Strategy (V-BTLS) yang memperdalam teori Strategic Leadership Boal melalui integrasi nilai spiritual, pemberdayaan karakter, dan legitimasi moral. Dengan demikian, kepemimpinan kiai menawarkan paradigma kepemimpinan yang holistic spiritual, kultural, edukatif, dan transformative yang memperkaya teori kepemimpinan global agar lebih relevan dengan konteks budaya religius.
| Item Type: | Disertasi |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen > Pendidikan Islam Pendidikan Islam > Pondok pesantren |
| Divisions: | Kategori Pustaka > Agama > Non Muslim |
| Depositing User: | 1890501220028 BAMBANG WIRATMUKO |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 02:09 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 02:09 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
