ABDUL RAZAK, 1890501230001 and AHMAD TANZEH, 196906121999031003 and BINTI MAUNAH, 196509031998032001 (2026) PENGORGANISASIAN SANTRI DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MEMBACA KITAB KUNING (Studi Kasus di Pesantren Maktuba Bata-Bata Pamekasan dan Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan). [ Disertasi ]
|
Text
COVER.pdf Download (697kB) |
|
|
Text
ABSTRAK .pdf Download (462kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (107kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Konstelasi pendidikan Islam di Madura menunjukkan fenomena unik melalui kehadiran Pondok Pesantren Maktuba Bata-Bata dan Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan yang tampil sebagai institusi ekselen dalam akselerasi literasi klasik. Keunggulan kedua pesantren ini terletak pada kemampuan mereka mentransformasikan metode tradisional menjadi sistem manajerial yang terukur melalui program unggulan seperti: at-Tanzil, Nubdzah, dan IICP (International Islamic Class Program). Keunikan ini menjadi menarik karena di tengah arus modernisasi pendidikan, kedua lembaga ini justru berhasil memperkuat identitas kepesantrenan dengan menciptakan ekosistem belajar yang kompetitif, namun tetap sarat dengan nilai-nilai spiritualitas dan kedisiplinan tinggi dalam penguasaan kitab kuning. Fokus penelitian ini tentang pengorganisasian santri yang terdiri dari tiga pertanyaan penelitian: 1) Bagaimana proses pengorganisasian santri di Pondok Pesantren Maktuba Bata-Bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning? 2) Bagaimana pendelegasian tugas dan wewenang ustadz dalam meningkatkan kompetensi santri membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Maktuba Bata-Bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan? 3) Bagaimana koordinasi ustadz dalam meningkatkan kemampuan membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Maktuba Bata-Bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi pengorganisasian santri dalam meningkatkan kompetensi membaca kitab kuning di kedua lokus tersebut. Tujuan penelitian ini ada tiaga. Pertama, Merumuskan proposisi tentang proses pengorganisasian santri dalam meningkatkan kompetensi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Maktuba Bata-bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan. Kedua, Merumuskan proposisi tentang pendelegasian tugas dan wewenang ustadz dalam meningkatkan kompetensi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Maktuba Bata-bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan, dan Ketiga, Merumuskan proposisi tentang koordinasi ustadz dalam meningkatkan kompetensi membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Maktuba Bata-bata Pamekasan dan Pondok Pesantren Puncak Darussalam Pamekasan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus komparatif di dua lokasi penelitian. Data dihimpun secara integratif melalui observasi, dokumentasi administratif, dan wawancara terhadap informan kunci yang meliputi Pengasuh, Ustadz, pengurus, hingga santri. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama (human instrument) guna menangkap fenomena sosiologis yang kompleks di lapangan. Analisis data dilakukan secara induktif melalui siklus interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data dilakukan secara ketat melalui triangulasi sumber, metode, dan teori untuk menjamin kredibilitas dan dependabilitas temuan penelitian. Temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa efektivitas peningkatan kemampuan membaca kitab kuning di Pesantren Maktuba dan Puncak Darussalam dipengaruhi oleh tiga faktor manajerial utama: pengorganisasian santri melalui standardisasi dan harmonisasi, pendelegasian tugas ustadz berbasis objektivitas serta transformasi ruang, serta koordinasi ustadz yang memadukan unsur formalitas dengan aspek keteladanan. Temuan penelitian ini merumuskan Teori Konvergensi Manajerial Etis-Profetik (KMEP), yang menggabungkan prinsip manajemen modern dengan nilai-nilai etika kesantrian dan otoritas profetik kiai. Teori ini membuktikan bahwa integrasi antara instruksi manajerial yang ketat dengan budaya penghormatan spiritual menciptakan suasana belajar yang luar biasa pada santri. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan khazanah manajemen pendidikan Islam yang menyeimbangkan antara aspek profesionalisme administratif dan kekuatan karismatik pesantren. Kata Kunci: Pengorganisasian Santri, Kitab Kuning, Teori KMEP, Manajemen Pesantren.
| Item Type: | Disertasi |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen > Pendidikan Islam |
| Divisions: | Kategori Pustaka > Agama > Non Muslim |
| Depositing User: | 1890501230001 ABDUL RAZAK |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:41 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:41 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
