RIZAL MIFTHAKUL PRAYOGI, 1880511240016 and ABAD BADRUZZAMAN, 19730804 2000121002 and ZAINI FASYA, 197004082007011029 (2026) KURIKULUM BERBASIS CINTA DAN UPAYA MENGATASI MCDONALDISASI PENDIDIKAN (Studi Kasus MA Al-Mahrusiyah Kota Kediri). [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (789kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (388kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (374kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (470kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (541kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (387kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (459kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kata Kunci: Kurikulum Berbasis Cinta, Mcdonaldisasi Pendidikan, Prinsip, Panca cinta, MA Al-Mahrusiyah Pendidikan memiliki peran fundamental dalam memajukan peradaban sebuah bangsa. Peguatanan orientasi birokrasi, standarisasi nilai, efisiensi administrasi, dan control system sudah masuk keaspek pendidikan. Realita pendidikan di Indonesia termasuk di MA Al-Mahrusiyah Kota Kediri juga terdampak. Guru lebih sibuk dengan administrasi dan tuntutan sistem (seperti PPG dan supervisi) sehingga proses pembelajaran menjadi dangkal, mekanis, dan kehilangan makna. Akibatnya, siswa hanya terjebak dalam rutinitas tanpa pengalaman belajar yang mendalam dan bermakna. Kondisi ini mencerminkan gejala Mcdonaldisasi pendidikan, sebuah konsep dari George Ritzer yang menandai adanya efisiensi berlebihan, penyeragaman, kalkulabilitas (orientasi nilai/angka), prediktabilitas, serta kontrol ketat, yang pada akhirnya menyebabkan dehumanisasi. Sebagai respons, Kementerian Agama meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang lebih humanistic, dengan harapan dapat mengembalikan hakikat pendidikan. Fokus penelitian ini meliputi tiga hal. Pertama, menggambarkan manifestasi McDonaldisasi pendidikan di MA Al-Mahrusiyah Kota Kediri. Kedua, menjelaskan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Ketiga, menganalisis prinsip-prinsip Kurikulum Berbasis Cinta, sebagai upaya mengatasi McDonaldisasi pendidikan dan mengembalikan pembelajaran pada nilai kasih sayang, adab, akhlak, empati, dan kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa McDonaldisasi tampak dalam empat dimensi. Efisiensi hadir melalui penguatan administrasi, tetapi berdampak pada berkurangnya kehadiran guru di kelas. Kalkulabilitas tampak pada dominasi angka dan nilai, sedangkan prediktabilitas muncul dalam pembelajaran yang seragam dan monoton. Kontrol hadir melalui CCTV, aturan pesantren, dan laporan kinerja, meskipun belum berjalan konsisten. Kurikulum Berbasis Cinta diposisikan sebagai penguat Kurikulum Merdeka. Nilai cinta kepada Allah dan Rasul, cinta diri, serta cinta sesama relatif kuat karena selaras dengan kultur pesantren, sedangkan cinta ilmu dan cinta lingkungan masih perlu diperkuat. Secara umum, KBC berpotensi menjadi jalan mengatasi McDonaldisasi pendidikan apabila diterapkan secara konsisten, kontekstual, dan tidak berhenti pada administrasi.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Pengetahuan Sosial Pendidikan > Kurikulum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi Sosiologi Agama Sosiologi Pendidikan Islam |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Studi Islam |
| Depositing User: | 1880511240016 RIZAL MIFTHAKUL PRAYOGI |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 02:44 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 02:44 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69872 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
