MUAMMAR ISNAN KHUMAIDI, 1860304222086 and CLARA SINTA PRATIWI, 19931226202032003 (2026) RETORIKA DAKWAH HABIB HASAN BIN ALI ASSEGAF DALAM KULIAH SUBUH DI MASJID AL-IKHLAS KARANGREJO TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (727kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (396kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (608kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (327kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (290kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Muammar Isnan Khumaidi, NIM. 1860304222086, 2026. "Retorika Dakwah Habib Hasan bin Ali Assegaf Dalam Kuliah Subuh di Masjid Al-Ikhlas Karangrejo, Tulungagung". Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Jurusan Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Clara Sinta Pratiwi, M.Sos Kata Kunci: Retorika Dakwah, Ethos, Pathos, Logos, Kuliah Subuh Keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh kedalaman materi yang disampaikan, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan retorika da'i dalam mengemas dan menyampaikan pesan secara efektif, persuasif, dan komunikatif. Fenomena ini tampak nyata dalam praktik kuliah subuh yang berlangsung secara rutin, tatap muka, dan terbatas waktu di lingkungan masjid. Mayoritas kajian retorika dakwah di Indonesia masih berfokus pada ceramah berskala besar atau platform digital, sementara studi mendalam tentang retorika dakwah dalam forum tatap muka yang lebih kecil dan rutin seperti kuliah subuh masih sangat terbatas. Habib Hasan bin Ali Assegaf yang secara konsisten menyampaikan kuliah subuh di Masjid Al-Ikhlas Karangrejo, Tulungagung, dikenal memiliki kemampuan retorika yang mampu menciptakan suasana khusyuk, menyentuh emosi jamaah, dan menyampaikan ajaran Islam secara sistematis, sehingga menjadi objek kajian yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk retorika dakwah, menganalisis penggunaan bahasa, dan mengidentifikasi gaya retorika dakwah Habib Hasan bin Ali Assegaf dalam kuliah subuh di Masjid Al-Ikhlas Karangrejo, Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada kerangka teori retorika Aristoteles yang mencakup tiga elemen utama, yaitu ethos (kredibilitas pembicara), pathos (daya sentuh emosional), dan logos (kekuatan argumentasi logis). Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, bentuk retorika dakwah yang digunakan adalah monologika yang terstruktur, yaitu penyampaian pesan, pembukaan dengan salam dan shalawat burdah, Kedua, penggunaan bahasa bersifat fleksibel dan adaptif, memadukan bahasa Indonesia, bahasa Jawa halus, dan istilah keagamaan berbahasa Arab. Ketiga, gaya retorika dakwah ditandai oleh ketenangan dan keseimbangan antara aspek verbal dan nonverbal, tempo bicara yang tidak tergesa-gesa, intonasi bervariasi namun terkendali, ekspresi wajah penuh penghayatan, dan kontak mata yang aktif, sehingga tercipta suasana ceramah yang khusyuk sekaligus tidak membosankan. Secara keseluruhan, integrasi ethos, pathos, dan logos.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 1860304222086 MUAMMAR ISNAN KHUMAIDI |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 02:40 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 02:40 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
