DAUR BELAJAR SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN NONFORMAL DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN KONTEKSTUAL DI SANGGAR ANAK ALAM (SALAM) YOGYAKARTA

MUHAMMAD AKBAR BATHSA, 1860207222113 and AGUS ZAENUL FITRI, 198108012009121004 (2026) DAUR BELAJAR SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN NONFORMAL DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN KONTEKSTUAL DI SANGGAR ANAK ALAM (SALAM) YOGYAKARTA. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (697kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (287kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (235kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (380kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Daur Belajar Sebagai Implementasi Kurikulum Pendidikan Nonformal Dalam Mewujudkan Pendidikan Kontekstual di Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta”. Ditulis oleh Muhammad Akbar Bathsa, NIM. 1860207222113, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, di bimbing oleh Prof. Dr. H. Agus Zaenul Fitri, M. Pd. Kata Kunci: Daur Belajar, Kurikulum Pendidikan Nonformal, Pendidikan Kontekstual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika pendidikan yang mendorong adanya proses pembelajaran yang lebih kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Pendidikan nonformal hadir dengan menyediakan layanan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik melalui penerapan kurikulum yang fleksibel. Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarta menerapkan daur belajar sebagai implementasi kurikulum pendidikan nonformal yang berorientasi pada pengalaman, riset, dan minat peserta didik untuk mewujudkan pembelajaran kontekstual. Fenomena ini menarik untuk diteliti guna mengetahui bagaiamana daur belajar yang diterapkan mampu mewujudkan pendidikan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan daur belajar melalui beberapa tahapan dalam mewujudkan pendidikan kontekstual di Sanggar Anak Alam (SALAM) Yogyakarata dengan fokus penelitian: 1) Bagaimana penerapan pengalaman konkret di SALAM?, 2) Bagaimana penerapan observasi reflektif di SALAM?, 3) Bagaimana penerapan konseptualisasi abstrak di SALAM?, 4) Bagaimana penerapan eksperimen aktif di SALAM?, 5) Bagaimana keseluruhan tahapan daur belajar di SALAM dapat mewujudkan pendidikan kontekstual?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, display, dan kesimpulan. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan temuan dengan uji kredibilitas melalui triangulasi sumber dan teknik, diskusi teman sejawat, dan keajengan peneltian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengalaman konkret diterapkan melalui pembelajaran berbasis peristiwa dan pengalaman langsung berupa riset, kelas minat, home visit, kelas visit, pasar Senin Legi, dan bulan presentasi yang menempatkan peserta didik sebagai subjek pembelajaran serta mengembangkan keterampilan praktis dengan dukungan fasilitator dan wali murid, 2) observasi reflektif diterapkan melalui ungkap data, presentasi, cerita riset, diskusi, dan dialog reflektif yang membantu peserta didik memaknai pengalaman, menganalisis hubungan sebab-akibat, serta menyadari keterbatasan pengetahuan yang dimiliki sehingga muncul kebutuhan belajar baru, 3) konseptualisasi abstrak diterapkan melalui rekonstruksi pengalaman menjadi ide, konsep, dan kesimpulan yang memungkinkan peserta didik membangun pengetahuan secara mandiri serta mengembangkan generalisasi dari pengalaman yang diperoleh, 4) eksperimen aktif diwujudkan melalui gelar karya, pameran, kegiatan kewirausahaan, kehidupan sehari-hari, dan riset lanjutan sebagai sarana menerapkan sekaligus menguji kembali konsep yang telah dibangun dalam konteks nyata, 5) keseluruhan tahapan daur belajar diimplementasikan melalui proses melakukan, mengungkapkan, menganalisis, menyimpulkan, dan menerapkan kembali yang didukung komunitas belajar serta pembelajaran berbasis peristiwa, minat, dan riset sehingga mampu mewujudkan pembelajaran yang utuh, mandiri, bermakna, dan kontekstual.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Kurikulum
Pendidikan > Manajemen Pembelajaran
Pendidikan > Metode Pembelajaran
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 1860207222113 MUHAMMAD AKBAR BATHSA
Date Deposited: 27 Jul 2026 02:50
Last Modified: 27 Jul 2026 02:50
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70015

Actions (login required)

View Item View Item