KLARIFIKASI KHALID BASALAMAH TENTANG ISU KORUPSI KUOTA HAJI DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN DAHLAN ISKAN

AJI WIBISONO, 1860304222087 and M. SYARIF THOYIB, 197902111979022614 (2026) KLARIFIKASI KHALID BASALAMAH TENTANG ISU KORUPSI KUOTA HAJI DALAM PERSPEKTIF PEMIKIRAN DAHLAN ISKAN. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (953kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (660kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (555kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (588kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (757kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (512kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (423kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Klarifikasi Khalid Basalamah Tentang Isu Korupsi Kuota Haji dalam Perspektif Pemikiran Dahlan Iskan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena komunikasi publik di era digital, di mana opini masyarakat sering terbentuk lebih cepat daripada proses verifikasi fakta. Kasus pemanggilan Ustadz Khalid Basalamah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2024 menjadi contoh nyata bagaimana framing media membentuk persepsi publik yang tidak selalu sesuai dengan fakta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi klarifikasi Ustadz Khalid Basalamah dalam wawancara eksklusif bersama kanal Kasi Solusi, serta meninjau sejauh mana klarifikasi tersebut memenuhi prinsip kejujuran faktual dan keberanian komunikasi sebagaimana ditegaskan dalam pemikiran jurnalistik Dahlan Iskan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data diperoleh melalui dokumentasi wawancara eksklusif Ustadz Khalid Basalamah, pemberitaan media, serta literatur terkait komunikasi Islam dan pemikiran Dahlan Iskan. Analisis dilakukan dengan menyoroti tiga dimensi utama: strategi penyampaian pesan, akurasi dan kejujuran fakta, serta nilai komunikasi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klarifikasi Ustadz Khalid Basalamah disusun secara sistematis, menyajikan data dan kronologi yang dapat diverifikasi, serta mencerminkan prinsip tabayyun dan shidiq dalam komunikasi Islam. Klarifikasi tersebut juga memperlihatkan keberanian melawan “kebenaran baru” yang dibentuk oleh persepsi publik melalui framing media. Perspektif Dahlan Iskan tentang pertarungan antara fakta dan persepsi menjadi relevan untuk membaca kasus ini, di mana publik lebih cepat membangun persepsi daripada memahami fakta yang sesungguhnya. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa klarifikasi Ustadz Khalid Basalamah bukan sekadar pembelaan diri, melainkan praktik komunikasi publik yang berupaya mengembalikan kebenaran pada basis fakta. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian komunikasi dan penyiaran Islam, khususnya dalam memahami peran dai sebagai komunikator yang bertanggung jawab menghadapi krisis reputasi di ruang publik digital. Kata Kunci: Klarifikasi, Khalid Basalamah, Korupsi Kuota Haji, Dahlan Iskan, Komunikasi Islam, Persepsi Publik.

Item Type: Skripsi
Subjects: Komunikasi Islam
Penyiaran Islam
Politik Islam
Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 1860304222087 AJI WIBISONO
Date Deposited: 03 Aug 2026 07:12
Last Modified: 03 Aug 2026 07:12
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70420

Actions (login required)

View Item View Item