HOSAINI, 1890502230021 and MUJAMIL QOMAR, 196503011993031003 and KOJIN, 196911011998031002 (2026) PENGUATAN DESAIN KURIKULUM INTEGRATIF, PEMBELAJARAN INTEGRATIF DAN KOMPETENSI LULUSAN DALAM MENJAWAB KEBUTUHAN DAN TANTANGAN GLOBAL DI PONDOK PESANTREN (Studi Multi Kasus di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Jember). [ Disertasi ]
|
Text
Cover (2)-1-17_merged.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (608kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (751kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (960kB) |
|
|
Text
BAB VII.pdf Restricted to Registered users only Download (624kB) |
|
|
Text
BAB VIII.pdf Restricted to Registered users only Download (228kB) |
|
|
Text
Referensi.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Keberhasilan dunia pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sangat berkaitan erat dengan representasi penentuan model kurikulum dan pembelajaran yang disuguhkan para pendidik terhadap peserta didik. topik ini penting dikaji karena berkaitan erat dengan dampak penggunaan kurikulum dan pembelajaran terhadap eksistensi terwujudnya lulusan yang memiliki kompetensi integratif sebagai sumberdaya manusia unggul yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan menghadapi tantangan global. Dengan demikian, Pondok Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam diharapkan mampu mengantarkan peserta didiknya sebagai pengelola utama di era globalisasi ini. Fokus penelitian pada kajian ini sebagai berikut;1. Bagaimana rumusan desain kurikulum integratif di Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Ponpes Nurul Jadid paiton probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember? 2. Bagaimana model pembelajaran integratif yang diterapkan Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember dalam menguatkan potensi lulusan integratif peserta didik sebagai upaya menjawab kebutuhan dan tantangan global? 3. Mengapa perlu penguatan kompetensi lulusan yang integratif dalam menjawab kebutuhan dan tantangan global di Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember? Tujuan penelitian ini adalah :1. Untuk menciptakan proposisi tentang desain kurikulum berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember.2.Untuk menciptakan proposisi tentang model pembelajaran integratif berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh dari Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember.3. Untuk menciptakan teori baru tentang alasan penguatan kompetensi lulusan yang integratif dalam menjawab kebutuhan dan tantangan global berdasarkan proposisi-proposisi yang dirumuskan dari temuan-temuan penelitian di Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Ponpes Tahfidzul Qur’an Jember. Jenis peneliti yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi dan rancangan multi kasus. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah, (1) Wawancara mendalam, (2) Observasi, dan (3) Dokumentasi. Sementara teknis analisis data yang peneliti gunakan adalah teknik analisis data spiral, yang terdiri dari: (1) Manajemen data (2) Membaca dan Koding (3) kondensasi; (4) Deskripsi, Klasifikasi dan Penafsiran, (5) Manyajikan, menyimpulkan. Pengecekan keabsahan data yang peneliti tekankan adalah uji kredibilitas dan konfirmabilitas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa desain kurikulum integratif di Pondok Pesantren menggabungkan berbagai disiplin ilmu antara ilmu keislaman dan ilmu pengetahuan umum secara sistematis, baik secara paralel, sekuensial, maupun melalui pembelajaran berbasis proyek. Tujuannya adalah menciptakan pemahaman yang menyeluruh bagi peserta didik yang diimplementasikan melalui 4 Tahapan sebagai berikut; pertama Tahap Perencanaan Konseptual. yang menekankan pentingnya big ideas sebagai penghubung antar mata pelajaran. Kedua, Tahap Pemetaan dan Keterkaitan Isi Kurikulum merupakan proses penting dalam menyusun hubungan antarmata pelajaran. Ketiga Tahap Pengembangan dan Implementasi mencakup penyusunan perangkat pembelajaran terpadu serta penerapannya di kelas. Ke empat, Tahap Evaluasi dan Refleksi, Pada tahap ini, guru mengevaluasi hasil belajar siswa melalui penilaian autentik, portofolio, proyek lintas pelajaran, dan rubrik berbasis kompetensi. 2. Model pembelajaran integratif sebagai suatu perencanaan sistematis dalam proses belajar mengajar yang menggabungkan berbagai konsep teori belajar dan teori pembelajaran meliputi strategi dan metode berbasis pendekatan behavioristik dan konstruktivistik yang digunakan untuk mencapai tujuan mata pelajaran berbasis hasil yang bermanfaat sehingga dapat merubah perilaku peserta didik dari sebelumnya baik pada aspek peningkatan kecerdasan kognitif dibidang ilmu keislaman dasar dan ilmu pengetahuan umum pada aspek efektivitas, keterampilan khusus dan keterampilan umum yang dapat menumbuhkan perilaku positif peserta didik sebagai dampak dari hasil belajar menuju kecerdasan emosional (kecerdasan emosional merupakan kebiasaan perilaku positif sebagai dampak dari hasil belajar yang dapat dipertanggungjawabkan dengan nilai-nilai karakter mulia). 3. Untuk mengatasi tantangan global dan memenuhi kebutuhan zaman maka lulusan peserta didik harus dibekali kompetensi integratif mencakup kecerdasan di bidang ilmu keislaman sebagai kecerdasan primer dan kecerdasan ilmu pengetahuan umum sebagai kompetensi sekunder. oleh karena itu, kajian ini memunculkan teori baru hasil penelitian yaitu Teori KOMITMEN (Kompetensi Iman, Taqwa, Moral dan Ilmu Pengetahuan) sebagai instrumen ability dan skill peserta didik dalam memenuhi kebutuhan global. Kata Kunci: Kurikulum, Pembelajaran Integratif, Kompetensi Lulusan, Tantangan Global
| Item Type: | Disertasi |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam > Pondok pesantren |
| Divisions: | Pascasarjana > Disertasi > Studi Islam Interdisipliner |
| Depositing User: | 1890502230021 HOSAINI |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 02:08 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 02:08 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70474 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
