MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS KERANGKA KERJA MCKINSEY 7 S DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER RELIGIUS PADA GENERASI ALPHA (Studi Sequential Exploratory Mixed Method Di MTsN 1 Kota Blitar)

ANANDA SAFIA RAHMA, 1880501230022 and AHMAD TANZEH, 196906121999031003 and PRIM MASROKAN MUTOHAR, 197206082002121001 (2026) MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS KERANGKA KERJA MCKINSEY 7 S DAN PENGARUHNYA TERHADAP KARAKTER RELIGIUS PADA GENERASI ALPHA (Studi Sequential Exploratory Mixed Method Di MTsN 1 Kota Blitar). [ Thesis ]

[img] Text
COVER .pdf

Download (779kB)
[img] Text
ABSRAK.pdf

Download (381kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (253kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (377kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (523kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (420kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (222kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Tesis Dengan Judul ‘’Manajemen Pendidikan Berbasis Kerangka Kerja McKinsey 7 S dan Pengaruhnya Terhadap Karakter Religius Generasi Alpha (Study Squential Exploratory Mixed Meyhod di MTsN 1 Kota Blitar) yang ditulis oleh Ananda Safia Rahma, NIM1880501230022, dengan pembimbing Prof. Dr. Ahmad Tanzeh, M.Ag dan Prof. Dr. Prim Masrokan Mutohar, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan manajemen pendidikan dalam membentuk karakter religius generasi alpha di era digital yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial, arus globalisasi, individualisme, serta kecenderungan degradasi moral. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan pengelolaan pendidikan yang efektif melalui penerapan kerangka kerja McKinsey 7S yang meliputi Strategy (strategi), Structure (struktur), Systems (sistem), Shared Values (nilai bersama), Style (gaya kepemimpinan), Staff (tenaga pendidik dan kependidikan), serta Skills (keterampilan). Ketujuh elemen tersebut dipandang sebagai satu kesatuan dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan penguatan pendidikan karakter religius secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada implementasi manajemen pendidikan berbasis Kerangka Kerja McKinsey 7S dalam pembentukan karakter religius generasi alpha di MTsN 1 Kota Blitar sebagai lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan berbasis Kerangka Kerja McKinsey 7S dalam pembentukan karakter religius generasi alpha di MTsN 1 Kota Blitar. Secara kualitatif, penelitian ini bertujuan menganalisis serta membangun proposisi mengenai implementasi ketujuh elemen kerangka kerja McKinsey 7S dalam membentuk karakter religius generasi alpha. Secara kuantitatif, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi setiap elemen Kerangka Kerja McKinsey 7S serta menganalisis pengaruh Strategy, Structure, Systems, Shared Values, Style, Staff, dan Skills terhadap pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential exploratory. Tahap pertama menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di MTsN 1 Kota Blitar. Tahap selanjutnya menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran angket tertutup kepada 294 siswa yang dipilih dari populasi sebanyak 1.112 siswa. Data kualitatif dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, Uji regresi linier berganda, uji t (parsial), dan uji f (simultan) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan berbasis kerangka kerja McKinsey 7S di MTsN 1 Kota Blitar mampu membentuk karakter religius generasi alpha secara terpadu. 1) Strategy diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai religius ke dalam visi, misi, kurikulum, pembiasaan, dan kegiatan ekstrakurikuler. 2) Structure diterapkan melalui pembagian tugas, koordinasi, dan sinergi seluruh unsur madrasah dalam mendukung pembinaan karakter religius. 3) Systems dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, serta penguatan program secara berkelanjutan. 4) Shared Values menjadi landasan budaya religius yang diinternalisasikan dalam seluruh aktivitas madrasah. 5) Style diwujudkan melalui kepemimpinan yang partisipatif, transformatif, dan berorientasi pada keteladanan. 6) Staff berperan sebagai agen pembinaan karakter melalui profesionalisme, integritas, spiritualitas, sedangkan 7) Skills dikembangkan melalui peningkatan kompetensi pedagogik, komunikasi, mentoring, coaching, pemanfaatan teknologi pembelajaran, keteladanan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Hasil penelitian kondisi pada semua variabel menunjukkan 8) Kondisi seluruh elemen Kerangka Kerja McKinsey 7S di MTsN 1 Kota Blitar berada pada kategori baik mendukung pembentukan karakter religius generasi alpha. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata 1) Strategy sebesar 15,15. 2) Structure sebesar 21,72. 3) Systems sebesar 14,11. 4) Shared Values sebesar 14,42. 5) Style sebesar 14,34. 6) Staff sebesar 14,48, dan 7) Skills sebesar 14,41. Temuan tersebut menunjukkan bahwa strategi pembinaan karakter religius telah dilaksanakan secara terencana, struktur organisasi berjalan efektif, sistem pembinaan terintegrasi, nilai-nilai bersama telah terinternalisasi dalam budaya madrasah, gaya kepemimpinan madrasah mendukung dalam pembentukan karakter, tenaga pendidik memiliki profesionalisme dan komitmen yang baik, serta keterampilan tenaga pendidik mampu mendukung pembentukan karakter religius peserta didik. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa 1) Strategy (X₁) memiliki nilai t hitung sebesar 3,614 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Strategy berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. 2) Structure (X₂) memiliki nilai t hitung sebesar 5,193 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Structure berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. 3) Systems (X₃) memiliki nilai t hitung sebesar 2,802 dengan nilai signifikansi sebesar 0,005. Karena nilai signifikansi 0,005 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Systems berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. 4) Shared values (X₄) memiliki nilai t hitung sebesar 3,044 dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Karena nilai signifikansi 0,003 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Shared values berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. 5) Style (X₅) memiliki nilai t hitung sebesar 4,511 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Style berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha 6) Staff (X₆) memiliki nilai t hitung sebesar 3,806 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Staff berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. 7) Skills (X₇) memiliki nilai t hitung sebesar 2,944 dengan nilai signifikansi sebesar 0,004. Karena nilai signifikansi 0,004 < 0,05, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Skills berbasis kerangka kerja McKinsey 7S berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan nilai F hitung sebesar 14,555 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga variabel Strategy, Structure, Systems, Shared Values, Style, Staff, dan Skills secara simultan berpengaruh signifikan terhadap karakter religius generasi alpha. Penelitian ini disimpulkan bahwa implementasi manajemen pendidikan berbasis kerangka kerja McKinsey 7S di MTsN 1 Kota Blitar mampu membentuk karakter religius generasi alpha melalui integrasi tujuh elemen manajemen yang dilaksanakan secara sistematis, terpadu, berkelanjutan. Seluruh elemen McKinsey 7S berada pada kategori baik serta terbukti berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap karakter religius generasi alpha. Temuan ini menunjukkan kerangka kerja McKinsey 7S dapat menjadi model manajemen pendidikan yang efektif dalam memperkuat pendidikan karakter religius pada lembaga pendidikan Islam di era digital.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 1880501230022 ANANDA SAFIA RAHMA
Date Deposited: 07 Aug 2026 01:49
Last Modified: 07 Aug 2026 01:49
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70519

Actions (login required)

View Item View Item