NABILA RAHMA AL AGHNA, 1860312221020 and SALAMAH NOORHIDAYATI, 197401241999032002 (2026) OBJEKTIVITAS DAN SUBJEKTIVITAS KRITIKUS HADIS DALAM ILMU JARH WA TA’DIL (Studi Komparatif Pemikiran Musṭafa Al-A`ẓami dan Jonathan Brown). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (989kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (345kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (428kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (527kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (482kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (500kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Objektivitas dan Subjektivitas Kritikus Hadis dalam Ilmu Jarh wa Ta’dil (Studi Komparatif Pemikiran Mustafa Al-A`ẓami dan Jonathan Brown)” ini ditulis oleh Nabila Rahma Al Aghna, NIM. 1860312221020, dengan pembimbing Prof. Dr. Salamah Noorhidayati, M.Ag. Kata Kunci: Objektivitas, Subjektivitas, Jarḥ wa Taʿdīl, Muṣṭafā al-A`ẓamī, Jonathan Brown. Penelitian ini mengkaji persoalan objektivitas dan subjektivitas kritikus hadis dalam ilmu jarḥ wa taʿdīl melalui perbandingan pemikiran Muṣṭafā al-A`ẓamī dan Jonathan Brown. Perbedaan penilaian para ulama terhadap perawi hadis sering kali dipahami sebagai bentuk bias personal atau bahkan dianggap melemahkan validitas kritik hadis. Padahal, perbedaan tersebut dapat juga dipahami sebagai bagian dari dinamika ilmiah dalam tradisi jarḥ wa taʿdīl. Atas dasar itu, penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana kedua tokoh tersebut memahami hubungan antara standar objektif dan unsur subjektif dalam praktik kritik perawi hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis dan komparatif. Sumber data utama berasal dari karya-karya Muḥammad Muṣṭafā al-A`ẓamī dan Jonathan A. C. Brown yang membahas kritik hadis dan evaluasi perawi, serta didukung oleh literatur hadis klasik yang relevan. Analisis dilakukan dengan menelaah konsep objektivitas, subjektivitas, serta mekanisme kerja kritik perawi dalam kerangka jarḥ wa taʿdīl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-A`ẓamī memandang objektivitas kritikus hadis terjaga melalui keterikatan yang kuat pada kaidah jarḥ wa taʿdīl, terutama kewajiban menjelaskan sebab-sebab penilaian dan membatasi kritik pada data yang dapat diverifikasi. Subjektivitas diakui keberadaannya, namun dipahami sebagai unsur yang telah dibatasi oleh sistem keilmuan hadis. Di sisi lain, Brown menekankan bahwa subjektivitas merupakan kenyataan historis dalam praktik kritik hadis, karena para kritikus hidup dalam konteks sosial, intelektual, dan relasi personal yang beragam. Meskipun demikian, objektivitas tetap dijaga melalui mekanisme penilaian kolektif dan pengawasan komunitas ilmiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kaidah kritik sanad klasik merupakan sistem yang matang dan tetap relevan. Kesadaran terhadap unsur manusiawi membantu menjelaskan variasi penilaian tanpa harus meragukan keabsahan metodologi jarḥ wa taʿdīl. Dengan demikian, kritik sanad kontemporer dapat dikembangkan secara kontekstual tanpa kehilangan ketegasan ilmiahnya.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama Agama > Al Hadist Ulama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Hadits |
| Depositing User: | 1860312221020 NABILA RAHMA AL AGHNA |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:50 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 08:50 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70711 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
