NOYA YOLANDA WULANDARI, 1860204221001 and UMY ZAHROH, 196907192000032002 (2026) BERPIKIR PSEUDO SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP GEOMETRI KELAS IX-A MTS NEGERI 1 KOTA BLITAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (315kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (514kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (267kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (947kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (200kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting matematika dalam membentuk pola pikir logis dan kritis. Pemahaman konsep menjadi salah satu kemampuan esensial yang harus dikuasai siswa. Namun, dalam praktiknya sering ditemukan fenomena berpikir pseudo atau berpikir semu, yaitu kondisi siswa memberikan jawaban yang benar namun tidak didasari pemahaman konseptual, atau sebaliknya. Masalah ini sering muncul pada materi geometri yang bersifat abstrak dan menuntut kemampuan visualisasi spasial yang kuat. Selain faktor materi, karakteristik individu seperti gaya belajar yang terdiri dari visual, auditori, dan kinestetik juga turut mempengaruhi cara siswa menyerap informasi dan berpotensi memicu terjadinya berpikir pseudo tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berpikir pseudo siswa dalam memahami konsep geometri pada materi bangun ruang sisi datar di kelas IX-A MTs Negeri 1 Kota Blitar ditinjau dari gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Secara spesifik, penelitian ini berusaha mengungkap adanya indikasi berpikir pseudo pada siswa yang memiliki kecenderungan gaya belajar visual, auditori, maupun kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian dipilih secara purposive dari siswa kelas IX-A MTs Negeri 1 Kota Blitar yang telah mempelajari materi bangun ruang sisi datar dan menunjukkan indikasi berpikir pseudo. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar model VAK, tes pemahaman konsep geometri, observasi, serta wawancara klinis untuk menggali aktivitas mental subjek. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Siswa bergaya belajar visual cenderung tidak menunjukkan gejala berpikir pseudo karena memiliki konstruksi konsep yang matang dan mampu memberikan justifikasi logis. (2) Siswa bergaya belajar auditori ditemukan rentan mengalami gejala pseudo salah akibat ketidaktelitian proses data dan pseudo benar ketika memberikan jawaban yang terlihat meyakinkan namun hanya didasarkan pada prosedur yang diingat tanpa pemahaman mendalam. (3) Siswa bergaya belajar kinestetik rentan mengalami pseudo salah karena tergesa-gesa mengambil keputusan atau kesimpulan, namun secara pemahaman konsep siswa tersebut dapat mengkontruksi konsep dengan baik dan menyebutkan justifikasi benar.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Matematika > Geometri Matematika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Matematika |
| Depositing User: | 1860204221001 NOYA YOLANDA WULANDARI |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 03:21 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 03:21 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
